Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Laju Inflasi Melambat, Trump Desak The Fed Turunkan Suku Bunga

RABU, 14 MEI 2025 | 11:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rilis  inflasi yang lebih rendah dari perkiraan membuat Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menekan Ketua Federal Reserve Jerome Powell agar menurunkan suku bunga.

Departemen Tenaga Kerja mengatakan indeks harga konsumen (CPI) meningkat 0,2 persen pada April,  di bawah ekspektasi ekonom yang disurvei  Reuters  untuk kenaikan 0,3 persen, setelah turun 0,1 persen pada Maret.

"Tidak Ada Inflasi, dan Harga Bensin, Energi, Bahan Makanan, dan hampir semua hal lainnya, TURUN!!!" tulis Trump dalam sebuah unggahan media sosial. 


"THE FED harus menurunkan SUKU BUNGA, seperti yang telah dilakukan Eropa dan Tiongkok. Apa yang salah dengan Powell yang Terlambat?" lanjutnya.

Trump menambahkan bahwa strategi The Fed "tidak adil bagi Amerika, yang siap untuk berkembang."

"Biarkan saja semuanya terjadi, itu akan menjadi hal yang indah!" lanjutnya.

Indeks harga konsumen naik 0,2 pada bulan April secara bulanan setelah menurun untuk pertama kalinya dalam hampir lima tahun pada bulan sebelumnya. Itu adalah bulan ketiga berturut-turut di mana pertumbuhan harga berada di bawah perkiraan.

Biaya energi turun 3,7 persen, lebih dari penurunan 3,3 persen pada Maret, dengan rincian;

Harga bensin (-11,8 persen vs -9,8 persen) dan bahan bakar minyak (-9,6 persen vs -7,6 persen) turun pada kecepatan yang lebih cepat sementara harga gas alam melonjak (15,7 persen vs 9,4 persen).

Para investor pun mewaspadai angka ini dan berhati-hati untuk mempertimbangkan kemungkinan penurunan suku bunga dari Federal Reserve

Laporan inflasi tersebut muncul ketika Trump tengah meremehkan kekhawatiran akan kenaikan harga yang dipicu oleh kebijakan tarifnya. 

Data bulan April masih jauh dari konklusif. Sementara para ekonom secara umum memperkirakan perusahaan akan membebankan biaya dari tarif hukuman Trump kepada konsumen, banyak barang impor di rak-rak AS bulan lalu tiba di negara itu sebelum bea baru mulai berlaku.

Trump telah mendorong Powell untuk menurunkan suku bunga sejak awal. Sementara Powell mengatakan bahwa perang tarif Trump yang luas telah menciptakan risiko inflasi dan pengangguran yang lebih tinggi. 

Data inflasi yang lemah yang dirilis Selasa menawarkan dukungan untuk taruhan pada setidaknya dua pemotongan suku bunga tahun ini.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya