Berita

Presiden Amerika Serikat Donald Trump/Net

Dunia

Cabut Semua Sanksi Suriah, Trump: Saatnya Mereka Bersinar!

RABU, 14 MEI 2025 | 10:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pencabutan seluruh sanksi terhadap Suriah dalam pidato mengejutkan yang disampaikan di Forum Investasi AS-Saudi di Riyadh, Arab Saudi pada Selasa waktu setempat, 13 Mei 2025.

Pengumuman ini menandai perubahan besar dalam kebijakan luar negeri AS terhadap negara yang dilanda konflik selama lebih dari satu dekade.

“Saya akan memerintahkan penghentian sanksi terhadap Suriah untuk memberi mereka kesempatan meraih kejayaan,” kata Trump, seperti dimuat Al Jazeera


Menurut Trump, warga Suriah telah mengalami banyak tragedi, perang, pembunuhan selama bertahun-tahun. Untuk itu ia ingin memberikan kesempatan normalisasi hubungan dengan AS.

“Itulah sebabnya pemerintahan saya telah mengambil langkah pertama untuk memulihkan hubungan normal antara Amerika Serikat dan Suriah untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade," jelas Trump.

Dalam pidatonya, Trump menggambarkan sanksi tersebut sebagai keputusan brutal yang melumpuhkan, dan menyatakan bahwa sanksi kini sudah tidak lagi relevan.

“Sekarang, saatnya mereka bersinar. Kami akan mencabut semuanya," kata Trump. 

Pencabutan sanksi ini terjadi hanya beberapa bulan setelah kejatuhan rezim Bashar al-Assad pada Desember 2024, yang digulingkan oleh serangan milisi anti-Assad. 

Pemerintahan transisi kini dipimpin oleh Ahmed al-Sharaa, mantan militan yang mengklaim telah meninggalkan ekstremisme dan menyerukan rekonsiliasi nasional.

Sejak 1979, Suriah telah dicap sebagai negara sponsor terorisme oleh AS, dan sanksi yang semakin ketat dijatuhkan pada 2004 dan 2011 akibat kekerasan terhadap demonstran pro-demokrasi. 

Langkah ini dinilai sebagai bentuk penghormatan Trump atas permintaan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. 

Menurut Alam, Kamal Alam, penasihat untuk keluarga investasi Damaskus, pencabutan sanksi terhadap Suriah adalah proyek Saudi yang sebenarnya dimulai oleh MbS bahkan pada masa Assad.

“Trump menegaskan bahwa keputusannya untuk mencabut sanksi adalah berkat MbS dan juga Erdogan,” ungkap 

Keputusan ini disambut gembira oleh warga Damaskus, dengan perayaan di jalan-jalan kota dan bendera nasional berkibar. 

Banyak pihak internasional termasuk PBB, Palang Merah, dan Liga Arab telah lama menyerukan penghapusan sanksi, terutama setelah gempa dahsyat tahun 2023 yang menghancurkan wilayah Suriah dan Turki.

Pencabutan sanksi dipandang sebagai momen penting dalam upaya mengintegrasikan kembali Suriah ke dalam komunitas Arab dan membuka jalan bagi bantuan kemanusiaan serta investasi asing yang telah lama terhambat.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya