Berita

Tentara India

Global

Harus Ada Skenario Penyelamatan WNI di India dan Pakistan

SELASA, 13 MEI 2025 | 22:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Peningkatan eskalasi konflik India-Pakistan harus menjadi perhatian serius pemerintah dalam menjamin warga negara Indonesia (WNI) yang berada di kedua negara tersebut. 

Anggota Komisi I DPR, Okta Kumala Dewi mengungkap, sedikitnya ada 993 WNI di India serta 1.675 WNI di Pakistan.

“Melindungi WNI adalah amanat konstitusi kita. Oleh karena itu, saya mendorong KBRI di India dan Pakistan melakukan langkah konkret guna memastikan keamanan dan keselamatan seluruh WNI yang ada di wilayah konflik," tegas Okta dalam keterangannya, Selasa, 13 Mei 2025.


Ia juga meminta KBRI di India dan Pakistan segera mempersiapkan skenario evakuasi jika situasi memburuk dan konflik semakin meluas. Langkah antisipatif perlu dilakukan sejak dini.

“Keamanan WNI harus menjadi prioritas utama," kata Okta.

Selain itu, Legislator PAN ini pun menyerukan peran aktif komunitas internasional, termasuk Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), dalam menekan eskalasi konflik.

Meskipun telah ada kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi oleh Amerika Serikat, ia mengingatkan situasi masih berpotensi memanas.

“Kita harus ingat, India dan Pakistan memiliki senjata nuklir. Oleh karena itu, sangat penting bagi aktor-aktor dunia internasional memastikan agar konflik ini tidak meningkat dan dapat diselesaikan secara damai," tutupnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya