Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Dolar AS Perkasa, Euro Tersungkur

SELASA, 13 MEI 2025 | 09:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mata uang Dolar Amerika Serikat (AS) menguat setelah dua ekonomi terbesar dunia sepakat untuk memangkas tarif timbal balik yang membuat kekhawatiran akan perang dagang mereda.

Dikutip dar Reuters, Indeks Dolar (Indeks DXY), yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang termasuk Yen dan Euro, melesat 1,5 persen menjadi 101,91 pada penutupan perdagangan Senin 12 Mei 2025 atau Selasa pagi WIB.  

Euro anjlok 1,54 persen menjadi 1,1074 Dolar AS.


Dolar AS juga menguat 1,91 persen terhadap Yen Jepang menjadi 148,12. Begitu juga verus Franc Swiss, Dolar menguat 1,4 persen menjadi 0,843.

Dolar perkasa terhadap Poundsterling.  Poundsterling jatuh 0,8 persen menjadi 1,3198 Dolar AS.

Greenback telah menguat selama tiga minggu berturut-turut yang didorong oleh meningkatnya optimisme atas potensi kesepakatan perdagangan. Meski demikin Dolar AS terbilang masih melemah 2,2 persen sejak 2 April, ketika Trump mengumumkan tarifnya.

Yuan China menguat 0,64 persen terhadap Dolar AS menjadi 7,194 per Dolar AS.

AS dan China baru saja melakukan perundingan dagang di Swiss. Keduanya kemudian mengumumkan bahwa mereka sepakat untuk berdamai soal tarif.

AS akan mengurangi tarif tambahan yang dikenakannya terhadap impor China pada April menjadi 30 pesen dari 145 persen. China juga mengurangi bea masuk pada barang-barang Amerika menjadi 10 persen dari 125 persen.

Kesepakatan ini memang bersifat sementara yaitu berlaku selama 90 hari. Namun, pasar menyambut positif. Sejak kesepakatan itu diumumkan, greenback terus menguat.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya