Berita

Jorge Martin di tim Aprilia/Net

Olahraga

Jorge Martin Bakal Akhiri Kontrak di Aprilia Lebih Cepat?

SELASA, 13 MEI 2025 | 04:56 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Status juara MotoGP 2024 tak membuat Jorge Martin menjalani musim 2025 dengan mudah dan tenang. Pembalap tim Aprilia Racing itu justru mengalami musim yang buruk. 

Inilah yang kemudian digadang-gadang jadi alasan Martin untuk mengakhiri kontraknya bersama Aprilia lebih cepat.

Rider asal Spanyol itu gabung ke Aprilia dari tim Pramac Ducati dan meneken kontrak berdurasi 2 tahun, efektif per Januari 2025.


Datang dengan status juara bertahan MotoGP, Jorge Martin justru ketiban nasib buruk di MotoGP 2025. Martin baru sekali mengikuti balapan akibat berbagai cedera pada awal musim.

Balapan pertama Martin di MotoGP 2025 pun tak berjalan mulus. Pembalap 27 tahun itu mengalami crash di Sirkuit Lusail, Qatar, dan masuk rumah sakit akibat tulang rusuknya patah.

Meski kini sudah keluar dari rumah sakit, belum bisa dipastikan kapan Martin akan kembali ke sirkuit. Satu hal yang pasti, ambisinya untuk mempertahankan gelar juara telah pupus.

Dengan semua kondisi yang dialaminya, dikutip dari Mundo Deportivo Selasa 13 Mei 2025, Martin bersedia mengakhiri kontraknya di Aprilia lebih cepat. Dia punya klausul dalam kontraknya untuk memutus kontrak dan gabung ke tim lain.

Martin diklaim tidak puas dengan motor Aprilia andalannya. Pembalap berjuluk Martinator itu menilai performa motor RS-GP yang dipakainya kalah bersaing semasa menjalani uji coba di Malaysia dan Qatar.

Dikabarkan, Martin telah melakukan pertemuan dengan Aprilia di Le Mans pada Jumat sebelum balapan MotoGP Prancis 2025. Saat itu, ia mengungkapkan keinginannya untuk meninggalkan tim di akhir musim ini.

Namun demikian, Aprilia masih berusaha mempertahankan Martin sesuai kontraknya. Pabrikan asal Italia itu akan memberi kesempatan kepada Martin untuk kembali menguji motornya setelah comeback sebelum mengambil keputusan final.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya