Berita

Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden ke-5 sekaligus Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Teuku Umar pada Senin malam, 7 April 2025/Ist

Politik

PDIP Diprediksi Bakal Jagokan Prabowo di Pilpres 2029

SENIN, 12 MEI 2025 | 12:19 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Sikap PDIP di Pilpres 2029 mendatang diprediksi bakal berpihak ke Prabowo Subianto.

Hal itu diutarakan Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie kepada RMOL, Senin, 12 Mei 2025.

Menurut Jerry, PDIP memberikan sinyal dukungan itu lewat simbol nasi goreng bikinin sang ketua umum Megawati Soekarnoputri yang sangat diminati Prabowo. 


“Saya lihat politik nasi goreng simbol kebersamaan dan persahabatan Megawati dan Prabowo. Jadi jika ada agenda pertemuan keduanya ini sangat baik untuk tetap menjalin komunikasi. Saya yakin PDIP pada 2029 akan menjagokan Prabowo,” kata Jerry.

Lanjut dia, persahabatan antara Megawati dan Prabowo sudah terjalin lama, bahkan sebelum mengenal Jokowi.

“Saya mendorong agar hubungan politik Prabowo dan Megawati tetap harmonis sama seperti Gerindra dan PDIP. Apalagi keduanya pernah jadi tandem di Pilpres 2009 yakni pasangan Mega-Pro,” imbuhnya.

Jerry menambahkan bahwa nasi goreng seakan menjadi sandi yang menyatukan keduanya.

“Padahal harga nasi goreng terbilang murah, tapi persoalannya nasi goreng ini dibuat mantan kepala negara atau Presiden RI ke-5. Jadi punya selera tersendiri,” ungkap dia.

Masih kata Jerry, kemesraan Megawati dengan Prabowo tentu akan membuat berang lawan-lawan politik yang berseberangan.

“Barangkali ada pihak-pihak yang berseberangan dengan Ibu Megawati akan murka, tapi itulah realita politik. Prabowo tetap sangat menghargai Ibu Megawati dan saya yakin akan ada pihak-pihak yang akan menggagalkan pertemuan tersebut,” pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya