Berita

Ilustrasi/RMOL via AI

Bisnis

Indonesia akan Segera Alihkan Impor BBM dari Singapura

SABTU, 10 MEI 2025 | 11:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah berencana menutup keran impor bahan bakar minyak (BBM) dari Singapura. 

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, saat ini impor BBM RI dari Negeri Singa mencapai 54 persen dari jumlah keseluruhan impor. Langkah menahan impor ini dilakukan karena harga Singapura kurang kompetitif apabila dibandingkan dengan BBM dari Timur Tengah.

"Kami mulai berpikir bahwa kami akan mengimpor minyak dari negara lain, bukan dari negara itu (Singapura)," ucap Bahlil di kantornya, di Jakarta, dikutip Sabtu 10 Mei 2025. 


Menurut Bahlil, Singapura adalah negara yang tidak dianugerahi cadangan minyak melimpah. Namun anehnya, Indonesia membeli minyak dari negara itu. Pasar ekspor BBM Singapura ke Indonesia bisa menembus 34 persen dari total produksi. 

Ketika ia membandingkan harga BBM yang diimpor dari Singapura dengan yang diimpor dari Timur Tengah, Bahlil menemukan bahwa harga bahan bakarnya sama. Padahal, secara geografis, letak Singapura lebih dekat ketimbang Timur Tengah terhadap Indonesia.

Oleh karena itu, dia menilai Indonesia sebaiknya mengimpor BBM dari negara-negara yang memang dikenal sebagai produsen minyak dunia. 

Dalam rangka mengalihkan impor BBM dari Singapura ke Timur Tengah, pemerintah mulai membangun dermaga-dermaga yang mampu menampung kapal impor yang lebih besar. 

Selama ini, impor BBM dari Singapura menggunakan kapal yang berukuran lebih kecil.

"Itu salah satu alasan kami membangun yang lebih besar, supaya satu kali angkut (BBM). Maka pelabuhannya yang diperbesar, kedalamannya juga harus dijaga," kata Bahlil. 

Pengalihan impor BBM tersebut akan dilakukan secara bertahap, hingga suatu saat Indonesia akan betul-betul menghentikan impor BBM-nya dari Singapura.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya