Berita

Presiden China, Xi Jinping/Reuters

Dunia

Ekspor China Naik 8 Persen di Tengah Tekanan Tarif Trump

JUMAT, 09 MEI 2025 | 21:53 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ekspor China tercatat melonjak 8,1 persen secara tahunan (YoY) April 2025. Angka ini melampaui ekspektasi sejumlah ekonom yang memproyeksikan pertumbuhan hanya dua persen.

Seperti dikutip dari Associated Press pada Jumat, 9 Mei 2025, angka tersebut sekaligus menjadi sinyal sektor perdagangan Negeri Tirai Bambu masih menguat di tengah tekanan global, khususnya ancaman tarif tinggi dari Presiden AS, Donald Trump.

Sementara itu, impor China mencatatkan penurunan tipis 0,2 persen pada bulan yang sama. Meski begitu, surplus perdagangan China dengan AS tetap tinggi dan hampir menyentuh angka 20,5 miliar Dolar AS pada April lalu.


Sebagai catatan, AS bulan lalu resmi memberlakukan tarif sebesar 145 persen terhadap produk-produk asal China. Namun melihat data di atas, kebijakan Trump seakan belum berdampak besar terhadap kinerja ekspor China ke kawasan lainnya.

Selama empat bulan pertama 2025, ekspor China menunjukkan performa baik di beberapa kawasan dunia. Ekspor ke Asia Tenggara dan Amerika Latin masing-masing tumbuh 11,5 persen dibanding tahun sebelumnya.

Ekspor ke India melonjak hampir 16 persen, sementara pengiriman barang ke Afrika naik 15 persen.

Di sisi lain, hubungan dagang dengan Amerika Serikat menunjukkan tren penurunan. Ekspor China ke AS turun 2,5 persen dalam empat bulan pertama 2025, sementara impor dari AS turun lebih tajam sebesar 4,7 persen.

Di tengah dinamika ini, China dan AS dijadwalkan memulai kembali pembicaraan dagang pada akhir pekan ini. 

Wakil Perdana Menteri China He Lifeng akan bertemu dengan Menteri Keuangan AS Scott Bessent di Swiss, dalam pertemuan yang disebut-sebut krusial bagi arah hubungan ekonomi kedua negara.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya