Berita

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis, 8 Mei 2025/RMOL

Politik

MPR Sambut Baik Wacana Penulisan Ulang Sejarah Indonesia

JUMAT, 09 MEI 2025 | 02:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kementerian Kebudayaan bakal menulis ulang sejarah nasional Indonesia, dengan melibatkan 100 sejarawan dari berbagai perguruan tinggi.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno menuturkan tidak ada masalah selama tidak ada sejarah Indonesia yang dikaburkan dalam proses penulisan ulang sejarah tersebut.

“Saya kira itu sah-sah saja, sepanjang tentu apa yang disampaikan itu adalah sejarah yang utuh, dan bisa memberikan edukasi bagi masyarakat secara keseluruhan,” kata Eddy Soeparno di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis, 8 Mei 2025.


Ia menerangkan masalah kebangsaan yang akan dituliskan kembali sebagai ingatan perlu menghadirkan rekam jejak serta latar belakang sejarah perjalanan bangsa Indonesia selama ini. 

Menurutnya, banyak masyarakat yang belum memahami secara utuh sejarah Indonesia. Maka dari itu, penulisan ulang sejarah ini didukungnya untuk memberikan pemahaman secara komprehensif kepada masyarakat. 

“Sejarah perjalanan bangsa ini adalah sejarah perjalanan yang penuh perjuangan, penuh pengorbanan yang harus dipahami oleh seluruh masyarakat terutama generasi yang saat ini belum memahami secara mendalam apa menjadi esensi dari perjuangan dan pengorbanan bangsa Indonesia selama ini,” ujarnya.

“Dan itu harus disampaikan secara utuh dengan kemudian juga menekankan siapa saja aktor-aktor yang selama ini kita kenang sebagai para pahlawan jasa-jasanya agar profil ini kemudian bisa memberikan kebanggaan bagi kita,” sambung dia.

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini berpendapat, banyak negara yang mengagungkan para pahlawannya, seharusnya bangsa Indonesia juga memiliki rasa yang sama agar semangat persatuan bangsa bisa terbangun. 

“Kalau kita berada di negara-negara luar negeri banyak negara-negara itu yang betul-betul menganggap pahlawan mereka itu adalah idola dan saya kira ini juga apa yang menjadi profil, rekam jejak, rekam perjuangan, rekam pengorbanan mereka itu patut menjadikan pegangan untuk diidolakan,” pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya