Berita

Chief Financial Officer Prudential Indonesia, Adit Triverdi dalam konferensi pers Full Year Performance (FYP) 2024 pada Kamis 8 Mei 2025/RMOL

Bisnis

Prudential Indonesia Cetak Laba Rp1,6 Triliun di 2024

KAMIS, 08 MEI 2025 | 16:11 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perusahaan asuransi PT Prudential Life Assurance atau Prudential Indonesia membukukan laba sebesar Rp1,6 triliun di sepanjang tahun 2024.

Angka tersebut turun sekitar Rp39 miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp1,9 triliun.

"Perusahaan mencatat perolehan total laba komprehensif di 2024 sebesar Rp1,6 triliun," kata Chief Financial Officer Prudential Indonesia Adit Trivedi dalam konferensi pers Full Year Performance (FYP) 2024 pada Kamis 8 Mei 2025.


Mengutip laporan keuangan perusahaan, jumlah aset Prudential Indonesia juga tercatat turun dari Rp60,2 triliun pada 2023, menjadi Rp57,6 triliun pada 2024.

Sementara itu, total pendapatan premi sebesar Rp20,8 triliun. Angka ini meningkat 4,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Selanjutnya, perusahaan juga tercatat telah membayarkan klaim dengan nilai mencapai Rp18,2 triliun dari 1,5 juta klaim di sepanjang tahun 2024.

"Perusahaan terus melanjutkan komitmen melindungi dan mendukung Nasabah dengan
pembayaran klaim dan manfaat sebesar Rp18,2 triliun meningkat 6,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," katanya.

Menurut Adit, tingkat kesehatan Perusahaan tetap terjaga yang tercermin dari tingkat solvabilitas (Risk Based Capital/RBC) sebesar 417 persen, jauh di atas ketentuan yang ditetapkan oleh regulator sebesar 120 persen.

Adapun RBC yang di atas ketentuan regulator ini dinilai menunjukkan kemampuan perusahaan dalam melindungi nasabah dengan pembayaran klaim dan manfaat yang sesuai ketentuan polis.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya