Berita

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq/ist

Politik

Wamendikdasmen Ajak Orang Tua Aktif Memfilter Anak dari Gawai

KAMIS, 08 MEI 2025 | 15:44 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Maraknya gangguan kesehatan mental para remaja dan anak-anak diduga akibat penggunaan gawai berlebihan jadi perhatian serius Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq mengingatkan, para orang tua tetap mendampingi dan ikut mendidik anak-anak di rumah.

"Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, tapi kita semua sebagai orang tua harus punya peran penting dan ikut terlibat mendampingi anak-anak kita di rumah," kata Wamen Fajar, Kamis, 8 Mei 2025.


Fajar berpandangan, persoalan dunia pendidikan semakin kompleks dan membutuhkan partisipasi semua pihak agar menghasilkan generasi cerdas dan berkarakter.

Ditambah, perkembangan teknologi internet dan gawai sudah semakin tidak terbendung menghinggapi anak-anak dan remaja.

"Di era digital saat ini, ketika akses informasi mengalir sangat deras, peran orang tua sangat vital untuk mengawasi dan mendampingi di rumah. Mereka butuh teman ngobrol dan bercerita," lanjut Wamen.

Di sisi lain, pemerintah melalui Kemendikdasmen berupaya agar peserta didik di sekolah mendapatkan pembelajaran mendalam (deep learning) agar lebih fokus. Siswa juga bisa mendapatkan proses pembelajaran yang menggembirakan dan bermakna.

"Kami bersama Pak Menteri Abdul Muti terus berikhtiar agar anak-anak kita dapat berkembang dengan baik di tengah penetrasi internet, salah satunya dengan meluncurkan pembelajaran mendalam agar mampu berpikir kritis, belajar penuh makna," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya