Berita

Seorang warga menerima bantuan beras dari mahasiswa/Ist

Nusantara

Prihatin Harga Kebutuhan Pokok Meroket, Mahasiswa Bagikan Paket Beras Ke Warga

KAMIS, 08 MEI 2025 | 12:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga beras yang terus meroket dalam beberapa bulan terakhir telah menambah tekanan terhadap rumah tangga dengan penghasilan rendah. 

Didorong hal itu, sekelompok mahasiswa Universitas Esa Unggul di Jakarta menggelar aksi kemanusiaan dengan membagikan 500 paket beras dan bahan pokok kepada warga. Paket dibagikan di tengah meroketnya harga kebutuhan pokok.

Kegiatan berlangsung di sebuah lapangan terbuka di kawasan Jakarta Barat, Rabu 7 Mei 2025. Warga menyambut antusias dan mengantre secara tertib.


Kegiatan ini tidak sekadar bantuan sosial sesaat, melainkan wujud keprihatinan terhadap kondisi banyak keluarga di perkotaan yang kesulitan memenuhi kebutuhan pangan dasar. 

Salah seorang mahasiswa Esa Unggul, Maria Arviah menuturkan bahwa kegiatan ini lahir dari kegelisahan melihat realita di lapangan.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendorong kepedulian sosial mahasiswa dalam membantu ketersediaan pangan bagi masyarakat sekaligus memberdayakan semangat gotong royong serta kepekaan isu kemanusiaan,” ujar panitia pelaksana itu dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis 8 Mei 2025. 

Dia mengatakan, pembagian beras tersebut dilakukan untuk meringankan beban masyarakat. 

“Ini juga merupakan bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat,” lanjutnya.

Mayoritas warga yang datang adalah ibu rumah tangga dan lansia dari sekitar lingkungan kampus. Banyak dari mereka menyampaikan bahwa bantuan beras dengan harga terjangkau sangat berarti, terlebih menjelang pertengahan tahun.

“Kami sangat terbantu dengan adanya pelaksanaan kegiatan ini. Terima kasih mahasiswa,” kata salah seorang warga.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya