Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Meta Blokir Akses ke Halaman Berita Muslim Populer di India

KAMIS, 08 MEI 2025 | 12:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Meta, perusahaan induk Instagram, memblokir akses akun berita Muslim populer @Muslim di India atas permintaan pemerintah setempat. 

Akun dengan 6,7 juta pengikut itu dikenal sebagai salah satu sumber berita Muslim terbesar di Instagram.

Langkah ini memicu kritik dari pendirinya, Ameer Al-Khatahtbeh, yang menyebutnya sebagai bentuk penyensoran. 


“Meta telah memblokir akun @Muslim atas permintaan hukum pemerintah India. Ini adalah penyensoran,” ujar Khatahtbeh, seperti dimuat New Arab pada Kamis, 8 Mei 2025.

Ia meminta pertanggung jawaban pemerintah yang jelas-jelas melakukan tindakan pembukaan terhadap media.

“Ketika platform dan negara mencoba membungkam media, itu memberi tahu kita bahwa kita melakukan tugas kita untuk meminta pertanggungjawaban mereka yang berkuasa," tegasnya.

Sementara itu, perhatian dunia juga 
Khatahtbeh menyampaikan permintaan maaf kepada para pengikutnya di India. 

“Kami akan terus mendokumentasikan kebenaran dan berdiri teguh demi keadilan,” ujarnya. Ia juga menyerukan kepada Meta agar mengaktifkan kembali akses akun tersebut di India.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya