Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Bursa Asia Dibuka Beragam Kamis Pagi

KAMIS, 08 MEI 2025 | 09:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa Asia diperdagangkan beragam setelah Federal Reserve AS mengumumkan tetap mempertahankan suku bunga. 

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) mengakhiri pertemuan kebijakan dua hari dengan keputusan bulat untuk tidak mengubah suku bunga. The Fed mempertahankan suku bunga acuannya di kisaran 4,25-4,50 persen,. yang telah berlaku sejak Desember. Keputusan tersebut sebagian besar sudah diperkirakan.

Usai pertemuan, Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengingatkan bahwa jika kenaikan tarif signifikan yang telah diumumkan tetap pada level saat ini, hal itu dapat menyebabkan perlambatan pertumbuhan ekonomi dan kenaikan inflasi jangka panjang.


Komentar Powell tentang ekonomi AS yang tidak pasti itu menimbulkan kekhawatiran bagi trader.  

Namun begitu, investor tetap bersemangat  menunggu pembaruan tentang pembicaraan perdagangan AS-China. Delegasi AS dan China akan bertemu di Swiss minggu ini untuk membahas masalah perdagangan dan ekonomi.

Dikutip dari CNBC, berikut pergerakan indeks saham di Asia pada pembukaan perdagangan pagi ini, Kamis 8 Mei 2025.

- Indeks ASX 200, Australia, melemah 0,14 persen
- Indeks Kospi, Korea Selatan naik 0,36 persen
- Kosdaq menguat 0,61 persen
- Kospi naik 0,35 persen menjadi 8.184,2
- Indeks Hang Seng, turun 0,45 persen atau 102,75 poin, menjadi 22.589,13
- Indeks Shanghai Composite, China, mendatar di 3.342,47

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan akan berusaha melanjutkan tren kenaikan. Indeks mengakhiri sesi perdagangan kemarin dengan kenaikan 0,41 persen menjadi 6.926

Harga ETF saham Indonesia,  iShares MSCI Indonesia ETF (EIDO), di New York Stocks Exchange turun 0,31 persen menjadi 17,71 Dolar AS.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya