Berita

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/Net

Dunia

Trump Beri Rp16 Juta untuk Imigran yang Mau Deportasi Mandiri Lewat Aplikasi

SELASA, 06 MEI 2025 | 09:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump meluncurkan program baru yang menawarkan imigran ilegal tunjangan sebesar 1.000 dolar AS atau Rp16 juta jika mereka bersedia mendeportasi diri mereka sendiri menggunakan aplikasi resmi pemerintah.

Pengumuman ini disampaikan Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS), seperti dimuat Associated Press pada Selasa, 6 Mei 2025.

Dikatakan bahwa kebijakan itu memberikan kesempatan bersejarah bagi imigran gelap untuk pulang dengan bantuan perjalanan dan uang tunai melalui aplikasi CBP Home.


“Deportasi mandiri adalah cara yang bermartabat untuk meninggalkan AS dan akan memungkinkan imigran gelap untuk menghindari pertemuan dengan Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai AS (ICE),” kata DHS dalam pernyataannya.

DHS memperkirakan biaya menangkap, menahan, dan mendeportasi seorang imigran ilegal bisa mencapai 17.121 dolar AS per orang. Dengan program baru ini, biaya tersebut dapat ditekan secara signifikan. 

Salah satu contoh yang disebutkan adalah seorang warga Honduras yang baru-baru ini menggunakan program tersebut untuk pulang dari Chicago, dengan lebih banyak tiket penerbangan telah dipesan untuk minggu-minggu mendatang.

Selain tunjangan finansial, DHS menyebutkan bahwa partisipasi sukarela dalam program ini bisa menjadi pertimbangan positif bagi imigran ilegal yang ingin masuk kembali ke Amerika Serikat secara legal di masa depan. 

“Mereka yang menunjukkan niat untuk mendeportasi diri akan diprioritaskan untuk penyelesaian proses,” tambah lembaga itu.

Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem menekankan manfaat program ini, baik bagi pemerintah maupun para imigran. 

“Jika Anda berada di sini secara ilegal, deportasi mandiri adalah cara terbaik, teraman, dan paling hemat biaya untuk meninggalkan Amerika Serikat guna menghindari penangkapan,” ujarnya. 

“Ini adalah pilihan teraman bagi penegak hukum, alien, dan memberikan penghematan 70 persen bagi pembayar pajak AS," kata dia lagi.

Meski program ini menuai sorotan, Presiden Trump sendiri belum memberikan komentar langsung melalui media sosial. 

Namun, pada Senin pagi, 5 Mei 2025, ia justru membagikan ulang unggahan lamanya yang menampilkan dirinya sedang makan semangkuk taco di Trump Tower Grill, disertai keterangan, “Saya suka orang Hispanik!” 

Pada sore harinya, Trump mengunggah video berdurasi dua menit yang mempromosikan kebijakan perbatasan dan imigrasi pemerintahannya. 

“Pemerintahan saya telah meluncurkan tindakan keras perbatasan dan imigrasi paling luas dalam sejarah Amerika,” kata Trump dalam video itu.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya