Berita

Donald Trump dan Joe Biden/Net

Dunia

Trump Salahkan Biden soal Keterpurukan Ekonomi

SENIN, 05 MEI 2025 | 23:38 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyalahkan pendahulunya, Joe Biden, atas gejolak ekonomi yang melanda Negeri Paman Sam dalam beberapa bulan terakhir. 

Dalam wawancara dengan NBC, Trump menyebut kebijakan Biden sebagai biang kerok atas kemerosotan ekonomi negaranya.

“Hal-hal baik berasal dari kebijakan saya, sedangkan hal-hal buruk karena kebijakan Biden,” ujar Trump, dikutip dari CNN pada Senin, 5 Mei 2025. 


Dalam kesempatan tersebut, Trump menolak kebijakan tarifnya menjadi pemicu melambatnya ekonomi AS. Padahal, data terbaru menunjukkan produk domestik bruto (PDB) AS mengalami kontraksi 0,3 persen pada kuartal I-2025.

“Biden menjalankan pemerintahan dengan sangat buruk,” tambah Trump.

Selain itu, Trump yang baru saja melewati 100 hari pertama masa jabatan keduanya mengklaim sejumlah capaian positif, terutama dalam hal penurunan harga kebutuhan pokok.

“Saya telah menurunkan harga-harga, meski memang butuh waktu untuk itu. Tapi hasilnya cukup signifikan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kinerja pasar saham yang mencatatkan tren positif sejak dirinya kembali menjabat. 

“Saya baru tiga bulan di sini, tapi lihat pasar saham yang naik 9, 10, bahkan mungkin 11 hari berturut-turut. Tarif baru sudah mulai diterapkan, dan kita berhasil melaluinya dengan sangat baik,” pungkas Trump.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya