Berita

Ketua Fraksi Partai Gerindra Budisatrio Djiwandono/RMOL

Politik

Stok Beras Tertinggi Dalam 57 Tahun, Fraksi Gerindra: Momentum Kedaulatan Pangan Nasional

SENIN, 05 MEI 2025 | 21:12 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Capaian pemerintah dalam panen raya tahun 2025 diapresiasi Fraksi Gerindra di DPR. Momentum ini diproyeksikan mampu mendorong produksi beras nasional hingga mencapai 18,76 juta ton selama Semester I tahun 2025, yang merupakan produksi tertinggi dalam 7 tahun terakhir. 

Ketua Fraksi Partai Gerindra Budisatrio Djiwandono mengatakan, saat ini stok cadangan beras pemerintah (CBP) di gudang Bulog juga telah mencapai lebih dari 3,5 juta ton, tertinggi dalam 57 tahun terakhir.

"Kami sangat mengapresiasi capaian ini. Stok CBP mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah berdirinya Bulog,” ujar Budisatrio di Jakarta, Senin 5 Mei 2025.


Budisatrio menyampaikan bahwa hal ini merupakan bukti nyata keseriusan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, dalam membangun fondasi kedaulatan pangan sebagai bagian dari kepentingan strategis nasional. 

Selain itu, kata dia, keberhasilan ini tidak hanya menjamin ketersediaan stok dan kestabilan harga pangan di tingkat konsumen, tetapi juga berperan penting dalam mengakselerasi peningkatan kesejahteraan petani.

"Kami di Fraksi Gerindra melihat capaian ini sebagai refleksi nyata dari visi pemerintah yang menempatkan pangan sebagai sumber daya strategis bangsa," katanya.

Budisatrio menilai bahwa pencapaian ini merupakan sebuah momentum untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu poros lumbung pangan dunia, yang akan secara signifikan meningkatkan daya tawar dan pengaruhnya di tingkat global.

Selain itu, dia juga menggarisbawahi bahwa peningkatan hasil panen yang signifikan ini akan membawa dampak stabilisasi bagi perekonomian nasional. 

Seperti yang diketahui, stok pangan yang cukup di pasaran merupakan kunci untuk menjaga stabilitas harga, yang kemudian akan berdampak pada terkontrolnya angka inflasi nasional.

"Dari waktu ke waktu, harga komoditas pangan selalu menjadi salah satu kontributor utama inflasi, sehingga menjaga kestabilan harga pangan melalui jaminan ketersedian stok merupakan kunci untuk menjaga stabilitas dan resiliensi perekonomian dalam negeri," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya