Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Champion of the Year, Bank Mandiri Kukuhkan Komitmen pada Talenta Unggul

SENIN, 05 MEI 2025 | 15:13 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Bank Mandiri berkomitmen mencapai aspirasi untuk menjadi institusi keuangan terbaik di Asia Tenggara. Tidak hanya melalui layanan unggulan kepada nasabah, tetapi juga lewat investasi jangka panjang pada sumber daya manusia. 

Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi, menegaskan bahwa kunci utama keberhasilan bank bersandi saham BMRI ini terletak pada kemampuan para karyawannya atau Mandirian untuk menjadi pemimpin masa depan.

“Kami mendorong setiap Mandirian untuk tampil sebagai pemimpin yang mampu menciptakan dampak positif, gesit dalam menghadapi tantangan, dan unggul dalam mengelola risiko serta potensi SDM,” ujar Darmawan dalam keterangan tertulis pada Senin 5 Mei 2025.


Untuk mencapai visi ini, kata dia, Bank Mandiri menjalankan strategi pengembangan SDM yang terbagi dalam tiga pilar utama. Pertama, membangun world class top leaders talent factory sebagai pusat pengembangan pemimpin masa depan yang unggul dan berdaya saing global. 

Kedua, menciptakan organisasi yang adaptif dan siap menghadapi tantangan masa depan, serta mendorong terbentuknya tenaga kerja yang produktif dan berkinerja tinggi. 

Ketiga, memperkuat pola pikir karyawan dan membangun budaya perusahaan yang selaras di seluruh lini bisnis untuk mendukung transformasi berkelanjutan.

Hasilnya, lanjut Darmawan, Mandirian mampu berkontribusi pada pencapaian finansial perseroan yang tumbuh secara berkelanjutan Pada Kuartal I 2025, kredit konsolidasi Bank Mandiri tercatat sebesar Rp1.672 triliun atau tumbuh 16,5 persen secara year-on-year (YoY), didorong oleh pertumbuhan positif baik di segmen wholesale maupun retail. 

"Bahkan penyaluran kredit tersebut tersebar merata di seluruh Indonesia, menunjukkan efektivitas dari strategi ekspansi yang inklusif," tuturnya.

Kinerja yang baik tersebut, masih kata Darmawan, juga diikuti oleh pertumbuhan yang berkualitas. Hal ini tercermin dari rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) secara bank only dapat dijaga di level 1,01 persen pada Maret 2025. 

Bank Mandiri juga mencatatkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang solid. Hingga akhir Maret 2025, total DPK secara konsolidasi tercatat Rp1.748 triliun, meningkat 11,2 persen secara YoY. Pertumbuhan DPK didorong oleh peningkatan dana murah mencapai 8,89 persen YoY dengan komposisi dana murah secara bank only mencapai 77,1 persen. 

Berkat pencapaian tersebut, Bank Mandiri berhasil mendapatkan penghargaan bergengsi pada ajang Employee Experience Awards 2025 yang diselenggarakan oleh Human Resources Online. Penghargaan ini menilai organisasi berdasarkan empat pilar utama: kepemimpinan, pembelajaran, keterlibatan, dan akuisisi talenta.

Dalam acara ini, Bank Mandiri berhasil menorehkan prestasi sebagai "Champion of the Year" 2025. Prestasi tertinggi dalam event tersebut disertai perolehan 8 trofi emas untuk kategori group yaitu Best First–Time Manager Programme, Best Rewards & Recognition Programme, Best Graduate Training Programme, Best Campus Recruitment Strategy, Best Management Training Programme, Best Employee Engagement Initiatives, Best Holistic Leadership Development Strategy, dan Most Innovative Leadership Development Programme serta 1 trofi emas untuk kategori individual yaitu Most Inspiring Leader. 

Selain itu Bank Mandiri juga membawa pulang 1 trofi perak untuk kategori Best Talent Sourcing and Attraction Strategy.

Dari seluruh perolehan tersebut, Bank Mandiri berhasil merebut 2 Overall Champion yaitu Overall Leadership dan Overall Engagement, sehingga mengukuhkan prestasi sebagai Employee Experience Champion of The Year 2025.

“Penghargaan ini adalah buah dari semangat kolaborasi, komitmen, dan kerja keras seluruh karyawan Bank Mandiri. Kami akan terus bergerak maju bersama untuk menciptakan inovasi dan layanan yang makin mendekatkan kami dengan kebutuhan nasabah,” demikian Darmawan.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya