Berita

Kerusakan terlihat di kapal Conscience milik Armada Kebebasan Gaza di luar perairan teritorial Malta dalam gambar selebaran yang disediakan oleh Koalisi Armada Kebebasan, 2 Mei 2025/Net

Dunia

Malta Diduga Blokir Akses Kapal Bantuan Menuju Gaza

SENIN, 05 MEI 2025 | 13:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Malta berada di bawah sorotan internasional setelah Freedom Flotilla Coalition (FFC), sebuah LSM internasional, menuduh negara pulau tersebut menghalangi akses kapal bantuan kemanusiaan ke Gaza. 

Insiden ini menyusul serangan pesawat nirawak terhadap kapal Conscience milik FCC pada 2 Mei lalu di luar perairan teritorial Malta.

FFC mengklaim bahwa kapal mereka yang membawa makanan dan obat-obatan untuk warga Gaza mengalami kerusakan serius di bagian depan dan kehilangan daya akibat serangan tersebut. 


“Kapal kemanusiaan Conscience telah diblokir di perairan internasional sejak diserang oleh dua pesawat nirawak pada dini hari tanggal 2 Mei,” ujar FFC dalam pernyataan resminya, seperti dimuat Reuters pada Senin, 5 Mei 2025.

Mereka juga melaporkan bahwa empat orang di atas kapal mengalami luka dan luka bakar.

Lebih lanjut, koalisi tersebut menyebut bahwa militer Malta menghalangi sekitar 30 aktivis perdamaian dari 13 negara yang mencoba bergabung dengan kapal pada Jumat dan Sabtu lalu. Para relawan itu disebut dicegat dan dipaksa kembali ke Malta dengan ancaman penangkapan.

Namun, Perdana Menteri Malta, Robert Abela, membantah tuduhan tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah telah menawarkan bantuan namun mendapat penolakan dari awak kapal. “Kami terus menawarkan bantuan kepada kapal tersebut, tetapi keamanan Malta perlu dijaga. Kapten kapal terus menolak mengizinkan surveyor dan polisi Malta naik ke kapal,” jelas Abela.

Abela menyatakan bahwa Malta siap memfasilitasi perbaikan kapal jika dapat diverifikasi bahwa muatannya benar-benar bersifat kemanusiaan. Ia juga menekankan bahwa Malta tetap konsisten mendukung perjuangan Palestina. “Bulan lalu, kami menerima sejumlah anak Gaza yang terluka untuk perawatan medis di Malta,” tambahnya.

Di pihak lain, Hamas mengutuk serangan udara terhadap kapal dan menuduh Israel bertanggung jawab, menyebutnya sebagai bentuk pembajakan dan terorisme negara. Hingga saat ini, Israel belum memberikan tanggapan resmi atas tuduhan tersebut.

Peristiwa ini mengingatkan kembali pada insiden serupa pada tahun 2010, ketika pasukan Israel menyerbu kapal bantuan lain menuju Gaza dan menewaskan sembilan aktivis.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Harga Minyak Dunia Merangkak Naik ke 93 Dolar AS

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:17

TransNusa dan Tourism Malaysia Ajak Media Eksplorasi Penang, Perlis hingga Langkawi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:57

Rupiah Perpanjang Tren Positif di Jumat Pagi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:51

Strategi Mendapatkan Libur Panjang Saat Peringatan Maulid Nabi 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:46

OTT Rektor Unsoed, KPK Tangkap 14 Orang dan Amankan Uang Ratusan Juta

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:35

IHSG Naik ke 6.526,30, Saham Mayoritas Menguat

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:20

Salah Paham tentang Kembali ke UUD 1945

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:06

Kebutuhan Pangan Pengungsi NTT Dipastikan Terpenuhi, Stok Beras 39 Ribu Ton

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:00

Bursa Asia Merah Tergusur Sentimen Wall Street

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:58

Terjaring OTT KPK, Rektor Unsoed Diduga Terkait Korupsi PMB

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:49

Selengkapnya