Berita

Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo/Ist

Politik

Adi Prayitno:

Jokowi Tak Bisa Intervensi Pemerintahan Prabowo

SENIN, 05 MEI 2025 | 09:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Keputusan politik yang dibuat Presiden Prabowo Subianto merupakan hasil pemikiran orisinil, bukan karena intervensi atau masukan dari pihak lain, termasuk Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi.

Demikian disampaikan Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno seperti dikutip redaksi melalui tayangan YouTube, Senin 5 Mei 2025.

“Saya meyakini apa yang dibuat oleh Pak Prabowo itu tentu orisinalitas dari beliau sendiri,” ujar Adi.


Adi melanjutkan bahwa kedekatan Prabowo dengan tokoh-tokoh seperti Jokowi, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Megawati Soekarnoputri, tidak dapat diartikan sebagai bentuk intervensi terhadap kebijakan pemerintah.

Menurutnya, relasi antar elite politik saat ini lebih menggambarkan solidaritas politik pasca-pemilu daripada upaya saling memengaruhi dalam pengambilan keputusan.

Analis politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu mencontohkan perbedaan visi antara Prabowo dan Jokowi, khususnya dalam hal prioritas program. 

"Prabowo memprioritaskan makan bergizi gratis, bukan infrastruktur seperti Jokowi,” kata Adi.

Ia juga menyinggung kemungkinan masuknya tokoh-tokoh pendukung Jokowi ke dalam kabinet Prabowo. Namun hal itu, menurutnya, tidak berarti pemerintahan Prabowo berada di bawah pengaruh Jokowi.

“Keputusan politik Prabowo dalam banyak hal sangat berbeda dengan Jokowi. Mazhab Jokowi adalah infrastruktur, sedangkan Prabowo tidak,” pungkas Adi.



Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

BEI Atur Strategi Dorong Saham RI Kembali ke Panggung Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12

Kakak Beradik di Lubang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Selokan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59

DPR Minta Transisi Tata Niaga Sawit Tak Korbankan Petani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41

Meksiko Siap Tampung Timnas Piala Dunia Iran

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30

Bersih-Bersih FTSE Russell: Empat Saham Indonesia Didepak dari Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03

Utang Kapal dari Inggris

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46

Pemprov Papua Harus Punya Wewenang Beri Izin Tambang

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Bicara Banyak di Level Asia

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39

Selengkapnya