Berita

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Rabu, 30 April 2025/RMOL

Politik

Jokowi Aktor Hebat

SENIN, 05 MEI 2025 | 07:20 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi merupakan aktor hebat. Salah satunya diperlihatkan saat melaporkan lima nama ke Polda Metro Jaya terkait dugaan ijazah palsu.

Demikian penilaian peneliti media dan politik Buni Yani dalam keterangannya yang dikutip Senin 5 Mei 2025.

"Sebagai pemain drama politik nasional dengan jabatan sebagai pemeran utama selama 10 tahun, Jokowi jelas sudah hafal dan sangat berpengalaman bermain watak, terutama di depan kamera," kata Buni Yani.


Namun kali ini, menurut Buni Yani, Jokowi sangat naif bila menganggap rakyat Indonesia masih bodoh dan masih saja percaya pada dirinya. 

"Rakyat sudah tahu Jokowi seringkali sein kanan tahunya belok kiri," kata Buni Yani.

Setelah melaporkan lima nama ke Polda Metro Jaya, sambung Buni Yani, seperti biasa, dengan gagah berani dan enteng Jokowi menghadapi wartawan. 

"Jokowi mengatakan soal ijazah palsu ini soal ringan saja sambil tertawa terkekeh yang sudah menjadi ciri khasnya. Jokowi mencoba mengecilkan peristiwa ini seolah sama sekali tidak mengganggu keadaan mental, apa lagi agenda politiknya," kata Buni Yani.

Sebagai aktor hebat, menurut Buni Yani, Jokowi sangat pintar bermain peran di depan kamera. Bagi Jokowi, kamera adalah jendela dunia melalui mana dia bisa berkomunikasi dengan massa anonim, massa luas yang tak berhingga jumlahnya yang dia tak pernah kenal. 

"Bagi Jokowi, kamera adalah senjata utama bagi agenda politiknya, alat untuk menyampaikan pesan dan membangun citra yang dia inginkan," kata Buni Yani

Namun, Buni Yani berpandangan, Jokowi telah salah menilai diri. Pasalnya, saat ini rakyat banyak sudah lama sekali gerah melihat perilaku minusnya. 

"Zaman Jokowi berkuasa selama 10 tahun, banyak sekali aktivis yang dipenjarakannya," kata Buni Yani.


Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya