Berita

Presiden Prabowo Subianto/Net

Politik

Prabowo Harus Respons Positif Tuntutan Pemakzulan Gibran

MINGGU, 04 MEI 2025 | 08:41 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Prabowo Subianto harus merespons positif desakan ratusan purnawirawan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang meminta agar Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka diganti.

Menurut Direktur Pusat Riset Politik, Hukum, dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, desakan purnawirawan TNI yang meminta ganti Gibran adalah bagian dari kritik keras terhadap pemerintahan Prabowo.

"Tentu harus direspons dengan serius, karena jika tidak, maka akan menimbulkan spekulasi publik hingga akan mengurangi performa pemerintahan Prabowo," kata Saiful kepada RMOL, Minggu 4 Mei 2025.


Saiful melihat, isu penggantian Gibran, terlebih berasal dari purnawirawan Jenderal TNI jangan dianggap remeh, karena jika tidak terkelola akan berdampak signifikan kepada tingkat kepuasan pemerintahan Prabowo.

"Prabowo saya kita mesti hati-hati menyikapi adanya keinginan pergantian Gibran, jika tidak direspons dengan bijak maka akan berpengaruh terhadap posisi Prabowo untuk 2029 yang akan datang," kata Saiful.

Karena, kata akademisi Universitas Sahid Jakarta ini, jika memang tidak kompeten mestinya harus diganti, dan jika tidak berdampak terhadap kemajuan pemerintahan maka tentu akan semakin menjadi beban Presiden Prabowo.

"Jangan sampai kecelakaan akan terjadi di ujung pemerintahan Prabowo, di mana publik melihat signifikansi pemerintahan Prabowo kurang berdampak kepada rakyat akibat para pembantunya yang kurang mendukung pemerintahan," pungkas Saiful.



Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya