Berita

PT KAI/wikipedia

Bisnis

Kinerja Sektor Logistik Positif, KAI Catat Angkut 21,6 Juta Ton Barang hingga April 2025

SABTU, 03 MEI 2025 | 13:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Layanan angkutan barang tahun ini menunjukkan peningkatan. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat selama Januari hingga April 2025, layanan angkutan barang mencapai 21.601.203 ton. 

Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan, hal ini menunjukkan kinerja positif pada sektor logistik melalui moda transportasi kereta api.

"Angka itu meningkat 3 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebesar 21.012.853 ton," katanya, dalam keterangan di Jakarta, dikutip Sabtu 3 Mei 2025. 


Peningkatan volume angkutan itu menegaskan peran strategis KAI dalam mendukung ketahanan energi, distribusi logistik nasional, serta pembangunan daerah, dengan batu bara berkontribusi 83,07 persen atau 17.945.049 ton

"Batu bara yang kami distribusikan sebagian besar dialokasikan untuk kebutuhan pembangkit listrik di Pulau Jawa dan Bali. Ini merupakan kontribusi nyata KAI dalam menjaga pasokan energi nasional agar tetap andal dan berkelanjutan," terang Anne.

Secara bulanan, angkutan barang pada April 2025 tercatat sebanyak 5.542.306 ton, tumbuh 6 persen dibandingkan April 2024 sebesar 5.227.539 ton.

Pertumbuhan itu didorong peningkatan pada komoditas batu bara yang mencapai 4.684.439 ton, serta performa yang stabil dari angkutan non-batu bara.

Salah satu sorotan utama adalah lonjakan signifikan pada angkutan pupuk. Hingga April 2025, KAI telah mengangkut 9.120 ton pupuk, meningkat 155 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya 3.570 ton.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya