Berita

Mantan anggota kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM), Minanggeng Murib, memutuskan kembali kepangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)./Puspen TNI

Pertahanan

Satu Anggota OPM Cium Merah Putih dan Bersumpah Setia pada NKRI

SABTU, 03 MEI 2025 | 08:57 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Mantan anggota kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM), Minanggeng Murib, memutuskan kembali kepangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal ini dipastikan usai pria itu menyatakan sumpah setianya kepada tanah air Indonesia.

Bersama keluarganya, Kepala Suku Abelom Kogoya, warga, dan tokoh agama setempat, Minanggeng mendatangi pos komando taktis Satuan Tugas (Satgas) 700/Wira Yudha Cakti (WYC) yang berada di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada Selasa, 29 April 2025.


Komandan Satgas 700/WYC Letkol Inf Geraldo Tabasonda pun menyambut baik kedatangan Minanggeng Murib.

Letkol Geraldo pun menyampaikan apresiasi kepada tokoh adat yang ikut serta mendampingi proses ini dan berharap agar anggota kelompok bersenjata lainnya mengikuti jejak Minanggeng.

“Saya harap teman-teman Minanggen Murib yang saat ini masih berada di hutan, bisa kembali pangkuan NKRI untuk membangun Papua yang damai,” kata Geraldo dalam keterangan resmi yang diterima pada Jumat, 2 Mei 2025.

Usai bersumpah, Minanggen segera menanggalkan seluruh atribut dan simbol yang berkaitan dengan OPM, kemudian mencium bendera Merah Putih serta menyampaikan ikrar serta sumpah setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, sesuai dengan keyakinannya sebagai seorang Nasrani.

Pada kesempatan tersebut, Minanggeng juga mengungkapkan harapannya untuk memulai kehidupan baru sebagai tukang kebun dan peternak.
Ia juga berniat menikahi seorang gadis setempat demi membangun keluarga yang harmonis, layaknya warga Papua pada umumnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya