Berita

Ilustasi/Net

Bisnis

Laporan Ketenagakerjaan AS Positif, Wall Street Menghijau di Akhir Pekan

SABTU, 03 MEI 2025 | 07:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham-saham Amerika Serikat (AS) di bursa Wall Street menghijau didorong oleh laporan ketenagakerjaan yang kuat dan tanda-tanda penurunan ketegangan perdagangan Amerika Serikat (AS) - China yang meningkatkan kepercayaan investor. 

Dikutip dari Reuters, indeks S&P 500 naik hampir 1,5 persen, menandai kenaikan kesembilan berturut-turut dan penguatan terpanjangnya dalam dua dekade. 

Dow Jones Industrial Average juga menguat 1,4 persen,  memperpanjang reli ke sesi kesembilan berturut-turut. Nasdaq juga menguat 1,5 persen. 


Meskipun Wall Street mengalami reli, sejumlah kekhawatiran terhadap dampak terburuk perang dagang AS masih belum berakhir. Tom DeMark, analis teknikal veteran menilai pasar saham AS berpotensi terperosok turun ke teritori bearish dalam beberapa bulan ke depan. 

Payrolls nonfarm bulan April naik sebesar 177.000, melampaui ekspektasi dan memperkuat optimisme tentang pasar tenaga kerja meskipun ketidakpastian tarif yang berlanjut. 

Sentimen semakin didukung oleh keterbukaan Beijing untuk pembicaraan perdagangan yang diperbarui, bergantung pada AS mengurangi tarif. 

Saham Apple turun 3,7 persen. Saham Amazon turun 0,1 persen. Exxon Mobil naik 0,4 persen dan Chevron naik 1,7 persen setelah mengumumkan hasil kinerja mereka. 

Selama minggu tersebut, S&P 500 naik 2,3 persen, Dow menambahkan 2,5 persen, dan Nasdaq melonjak 2,7 persen.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya