Berita

Presiden Prabowo Subianto/Repro

Politik

Prabowo Minta Hilangkan Semangat Kumaha Engke, Ubah Jadi Engke Kumaha?

JUMAT, 02 MEI 2025 | 16:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menyerukan perubahan besar dalam mentalitas bangsa, khususnya dalam menghadapi tantangan pembangunan dan ekonomi. 

Dalam pidatonya, Prabowo meminta seluruh rakyat Indonesia untuk meninggalkan sikap pasrah “kumaha engke” (nanti saja atau bagaimana nanti saja) dan menggantinya dengan semangat proaktif “engke kumaha?” (nanti bagaimana caranya?).

“Kita tidak mau meneruskan business as usual, kita tidak mau melaksanakan kumaha engke. Semangat kita harus engke kumaha!” tegas Prabowo di peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 yang digelar di SDN Cimahpar 5, Kota Bogor pada Jumat, 2 Mei 2025.


Menurut Prabowo, bangsa ini sudah terlalu lama bergantung pada impor bahan pokok seperti beras dan jagung. Namun, tahun ini ia menyebut ada kemajuan besar karena produksi dalam negeri melimpah.

“Saudara-saudara, bertahun-tahun kita selalu impor beras, selalu impor jagung. Alhamdulillah, tahun ini produksi kita melimpah. Bahkan Menteri Pertanian datang ke saya, Pak, kita bingung, nggak ada gudangnya,” kata Prabowo sambil menambahkan bahwa pemerintah segera mengimprovisasi pembuatan gudang sambil mempersiapkan gudang yang lebih permanen.

Sebagai bagian dari strategi besar ini, pemerintah berencana membangun gudang koperasi di 80.000 desa, lengkap dengan kamar pendingin (cold storage) untuk menyimpan hasil panen buah dan sayur agar tidak cepat rusak. 

Selain itu, Prabowo juga menargetkan tiap koperasi desa akan memiliki minimal satu truk untuk distribusi hasil panen ke Bulog dan pasar.

“Saudara-saudara sekalian, kita akan buat gerakan besar untuk merubah, untuk memperbaiki ekonomi Indonesia, untuk memperbaiki ekonomi rakyat, untuk memberi hasil terbaik untuk rakyat,” ujar Prabowo.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya