Berita

Keluarga Presiden ke-7 Joko Widodo/RMOL

Politik

Karir Politik Jokowi dan Keluarga akan Hancur

JUMAT, 02 MEI 2025 | 10:32 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Gebrakan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang melaporkan sejumlah tokoh dan aktivis terkait tudingan ijazah palsu, justru akan merugikan perjalanan politiknya yang selama ini terkenal santun.   

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum, dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, memperkirakan, kelak Jokowi akan menyesal dengan langkahnya tersebut. 

"Jokowi akan menyesal karena dengan melaporkan mereka yang mempersoalkan ijazahnya, karena publik akan menilai Jokowi kurang bijak dan terkesan tega mengkriminalkan rakyat yang mengkritiknya," kata Saiful kepada RMOL, Jumat, 2 Mei 2025.


Saat ini, beberapa anggota keluarga Jokowi masih menjabat di pemerintahan. Sehingga, dengan adanya pelaporan, justru merugikan perjalanan panjang politik Jokowi dan keluarga. 

"Tentu hal tersebut sedikit banyak akan berpengaruh kepada karir politik keluarga Jokowi lainnya, publik akan menilai Jokowi tega untuk melaporkan pihak-pihak yang berbeda dengan dirinya," terang Saiful.

Dampaknya, kata akademisi Universitas Sahid Jakarta ini, publik akan semakin menjaga jarak dengan Jokowi dan keluarganya.

"Karena akan dianggap berbahaya jika terdapat kesalahan sedikitpun akan dibawa ke ranah hukum," pungkas Saiful.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya