Berita

Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo (tangkapan layar/RMOL)

Politik

Mantan Panglima Sebut Purnawirawan TNI Orang Gila dan Penakut

KAMIS, 01 MEI 2025 | 19:26 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Delapan tuntutan Forum Purnawirawan TNI yang salah satunya berisi pencopotan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terus menuai sorotan.

Ada yang mendukung, ada pula yang mencibir para purnawirawan tersebut. Tuntutan yang turut ditandatangani mantan Wapres RI Try Sutrisno itu membuat tensi politik dalam negeri lumayan mendidih.

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo mengajak sikap para purnawirawan dari dua sikap mereka.


“Pertama, para purnawirawan-purnawirawan ini orang gila. Kedua, purnawirawan itu penakut atau orang yang sangat takut. Itu dulu yang dipahami,” ujar Gatot dikutip RMOL dalam kanal Youtube Indonesia Lawyers Club, Kamis, 1 Mei 2025.

Dia menjelaskan kegilaan purnawirawan TNI lantaran mereka mencintai negerinya dengan teramat tinggi.

“Para purnawirawan ini gila sangat mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Para purnawirawan ini korsanya tinggi, sangat mencintai Presiden kita Pak Prabowo,” jelasnya.

“Kedua, purnawirawan ini penakut. Takut kepada Tuhan YME, Allah Swt. Mengapa? Karena semua purnawirawan pernah bersumpah secara pribadi, yang beragama Kristen demi Tuhan saya berjanji, yang beragama Islam demi Allah saya berjanji yang setia terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,” tambah dia.

Maka dari itu, lanjut Gatot, keluarnya tuntutan para purnawirawan TNI sebagai bentuk menjalankan sumpah atas nama Tuhan YME.

“Sampai dia mati, sumpah ini masih berlaku kepada dirinya sendiri. Kemudian takut juga perjuangan yang selama ini dilakukan untuk mempertahankan kemerdekaan ini yang berliku-liku itu akan terjadi kekacauan dan sebagainya,” pungkas dia.        

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya