Berita

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Rabu, 30 April 2025/RMOL

Politik

Lapor Polisi jadi Cara Jokowi Lindungi Gibran

KAMIS, 01 MEI 2025 | 15:55 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Agar tidak hilang dari sorotan media, dianggap menjadi salah satu cara Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) kembali membuat kegaduhan dengan cara membuat laporan polisi terhadap tudingan ijazah palsu.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto merespon Jokowi membuat laporan polisi ke Polda Metro Jaya dengan melaporkan 5 orang terkait tudingan ijazah pada Rabu, 30 April 2025.

"Jokowi hanya membuat kegaduhan agar tidak hilang dari sorotan media. Karena pada akhirnya Jokowi bertujuan menjadi media darling agar menutup kekurangan anaknya (Gibran Rakabuming Raka yang menjadi Wapres tidak menjadi sorotan media," kata Hari kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Kamis, 1 Mei 2025.


Menurut Hari, pelaporan polisi itu merupakan cara Jokowi agar tetap dalam orbit media. Karena diyakini Jokowi sadar akibat kegaduhan yang dibuatnya dapat menyelamatkan anaknya yang menjadi wakil presiden (wapres).

"Proses pengadilan memang itu tujuan Jokowi bukan untuk memperjelas ijazahnya tapi tujuan utamanya (bikin) kegaduhan agar media tetap menyorot Jokowi dan mengalihkan ketidakmampuan anaknya, Gibran menjadi wapres," pungkas Hari.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya