Berita

Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais/Ist

Politik

Amien Rais:

Buzzer Jokowi Biang Kerok Konflik Internal Berkepanjangan

RABU, 30 APRIL 2025 | 04:16 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Keberadaan buzzer yang dipelihara Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi sejak awal berkuasa pada 2014 silam menjadi biang kerok konflik internal berkepanjangan yang melanda sebagian masyarakat Indonesia.

Demikian dikatakan Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais dalam sebuah video singkat yang dikutip dari akun X Amien Rais Official, Rabu 30 April 2025.

"Pemerintah Jokowi di awal kepresidenannya nekat membiayai manusia-manusia buzzer atau influencer untuk membenar-benarkan kebijakan rezim Jokowi," kata Amien Rais.


Amien Rais melihat, seluruh omongan buzzer tersebut arah tujuannya ada dua. Pertama adalah memuji dan memuja rezim Jokowi.

"Kedua mendamprat dengan sumpah serapah para tokoh masyarakat yang masih berpikir waras," kata Amien Rais.

Ironisnya, lanjut Amien Rais, para buzzer tersebut sebagian berasal dari kalangan terdidik lulusan lulusan S1, S2, hingga S3

"Alhamdulillah buzzer cerdas akhirnya berhenti membela membabi buta Jokowi," kata Amien Rais.

Namun sayangnya, saat ini masih tersisa buzzer yang terus menyalak keras sekalipun harus terjebak dalam illogical logic

"Logika yang tidak logis dibarengi dengan menjual narasi yang tidak realistis," pungkas Amien Rais.



Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya