Berita

Musibah tandon air yang jebol di Pondok Pesantren Darussalam Gontor 5 Magelang/Ist

Nusantara

Wamenag Sampaikan Belasungkawa Musibah di Gontor Kampus 5

RABU, 30 APRIL 2025 | 00:32 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Muhammad Syafi’i menyampaikan duka cita mendalam atas musibah robohnya tandon air di Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 5 Darul Qiyam, Sawangan, Magelang, yang terjadi pada Jumat 25 April 2025.

"Atas nama pribadi dan Kementerian Agama Republik Indonesia, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya empat santri dalam musibah ini. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un," kata Romo Syafi’i, sapaan akrabnya dalam keterangan tertulis, Selasa 29 April 2025.

Romo Syafi’i berdoa santri yang menjadi korban, Wildan Syifaul Haq, Rayfhan Hafiz, Bima Arya Sanjaya, dan Muhammad Fadhil Hanafi, diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT.


Sebagai bentuk empati dan tanggung jawab moral, Kementerian Agama telah mengutus jajaran dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magelang dan Provinsi Jawa Tengah untuk segera hadir di lokasi kejadian. 

Kehadiran tersebut bertujuan untuk memastikan penanganan terhadap para korban berjalan dengan baik, serta menyampaikan langsung dukungan dan penguatan kepada keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor.

Wamenag juga mendoakan agar para santri yang mengalami luka-luka segera diberi kesembuhan. Ia menyampaikan apresiasi atas respon cepat dari pihak pondok pesantren, para ustadz, aparat setempat, dan tim darurat yang telah bergerak sigap dalam melakukan evakuasi dan penanganan pertama di lokasi kejadian.

“Kami juga mendorong agar langkah-langkah evaluatif dan preventif segera dilakukan untuk memastikan keselamatan seluruh santri di masa mendatang,” kata Wamenag.

Dalam kesempatan ini, Wamenag juga mengimbau agar seluruh pesantren di Indonesia melakukan pengecekan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana yang dimiliki. Menurutnya, langkah ini penting untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.

“Kami mengimbau agar seluruh pesantren di Indonesia melakukan pengecekan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana yang dimiliki," kata Wamenag.



Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya