Berita

Sekjen Gerindra Ahmad Muzani di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa, 29 April 2025/Ist

Politik

Muzani dan Dasco Temani Prabowo Makan Siang di Istana, Bahas PCO?

SELASA, 29 APRIL 2025 | 15:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengundang Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad dan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani ke istana untuk makan siang bersama pada Selasa, 29 April 2025. 

Kepada awak media, Ahmad Muzani menyebut pertemuan tersebut berlangsung tanpa agenda politik serius.

“Tadi kami makan siang sama presiden. Presiden minta makan bareng sama saya dan kawan-kawan. Jadi kami menemani makan siang presiden," ujar Muzani kepada awak media.


Ketika ditanya apakah ada topik khusus yang dibicarakan, Muzani membantah. 

"Tidak ada yang dibahas khusus. Kebiasaan orang Indonesia saat makan siang, menunya dan beberapa hal jaman kecil beliau (Prabowo) saat makan siang. Gak ada yang serius, gak ada yang politis," jelasnya.

Selain Dasco, kata Muzani, hadir juga dalam makan siang tersebut Sekretaris Kabinet Letkol Teddy dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Menanggapi isu mundurnya Hasan Nasbi dari posisi Kepala Komunikasi Presiden (Presidential Communication Office/PCO), Muzani menyatakan tidak mengetahui kabar tersebut. 

“Pertama, tidak dibahas sama sekali. Saya juga belum baca, belum mendengar. Jadi saya tadi dikasih tahu sama staf saya,” katanya.

Ia juga belum dapat memastikan siapa yang akan menggantikan posisi Hasan Nasbi jika benar mundur. 

"Saya belum tahu, maka dari itu cerita atau berita itu saya belum bisa konfirmasi kebenarannya,” tambah Muzani.

Soal apakah Partai Gerindra akan menyerahkan nama pengganti Kepala PCO, Muzani kembali menegaskan belum ada informasi resmi. 

“Saya belum dapat cerita kesahihannya,” ujarnya singkat.

Soal evaluasi komunikasi publik, Muzani menyatakan pentingnya penyempurnaan. 

Bentuk komunikasi selalu dilakukan penyempurnaan agar situasi tetap relevan dan informasi ke masyarakat bisa cepat dan tepat disampaikan,” jelasnya.

Namun, terkait kemungkinan reshuffle kabinet pada Mei, Muzani membantah ada pembahasan tersebut. 

“Saya belum dengar cerita soal hal tersebut. Tadi gak dengerin juga," tutupnya.

Hasan Nasbi resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan Kepala PCO kepada publik pada Selasa, 29 April 2025.

Ia mengaku telah mengirimkan surat pengunduran dirinya kepada Presiden Prabowo Subianto melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy pada 21 April lalu.

Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab dan komitmennya terhadap kelangsungan komunikasi pemerintahan yang lebih baik.

"Kesimpulan saya sudah sangat matang bahwa sudah saatnya menepi ke luar lapangan dan duduk di kursi penonton. Memberikan kesempatan kepada figur yang lebih baik untuk menggantikan posisi bermain di lapangan," tuturnya dalam video yang dirilis Total Politik.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya