Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta/Istimewa

Bisnis

Indonesia Tawarkan Win-Win Solution dalam Negosiasi Tarif AS

SENIN, 28 APRIL 2025 | 17:45 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah Indonesia telah menawarkan proposal perdagangan yang adil dan setara dalam negosiasi tarif dengan Amerika Serikat (AS), sesuai yang diamanatkan Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, dalam kunjungannya ke AS, ia beserta delegasi telah mengadakan sejumlah pertemuan strategis dengan para pejabat tinggi setempat dan telah menghasilkan sejumlah kemajuan penting.

“Dalam negosiasi tersebut, kami telah bertemu dengan US Trade Representative, Secretary of Commerce Lutnick, Secretary of Treasury Bessent, ketemu dengan Direktur National Economic Council, dan dengan beberapa dari negara lain,” kata Airlangga dalam keterangan persnya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin 28 April 2025.


Airlangga menjelaskan, dalam proposalnya, pemerintah tidak hanya membahas tarif perdagangan, namun juga nontarif dan langkah konkret Indonesia ke depan untuk menyeimbangkan neraca perdagangan secara adil dan setara (fair and square). 

“Jadi neraca perdagangannya sekitar 19 miliar Dolar AS, kita berikan lebih dari 19,5 miliar Dolar AS. Jual beli langsung 19,5 (miliar Dolar AS), namun kita juga ada proyek yang kita akan beli dari Amerika,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan terkait rencana perusahaan Indorama yang akan investasi 2 miliar Dolar AS di Louisiana untuk Blue Ammonia. Selain itu, critical mineral turut menjadi pembahasan dari pertemuan tersebut. 

Dalam pertemuan tersebut Airlangga menekankan terkait permintaan Indonesia terhadap kesetaraan perlakuan tarif resiprokal atas komoditas utama Indonesia di pasar AS. Menurutnya, hal tersebut dilakukan agar Indonesia memiliki equal level playing field dengan negara lain.

“Apakah itu Vietnam, apakah itu Bangladesh, sehingga kita dengan yang lain dapat equal level playing field,” ujar Airlangga.

Lebih lanjut Airlangga menjelaskan, dalam rangka memastikan percepatan implementasi hasil perundingan, Presiden Prabowo juga telah menyetujui pembentukan tiga satuan tugas (Satgas) khusus. Pertama, Satgas Perundingan Perdagangan Investasi dan Keamanan Ekonomi, untuk menindaklanjuti perundingan investasi. 

“Yang kedua Satgas yang sudah siap yaitu terkait dengan perluasan kesempatan kerja dan mitigasi PHK. Dan yang ketiga, Satgas mengenai deregulasi kebijakan. Tentu yang lain terkait dengan Satgas peningkatan iklim investasi dan percepatan perizinan berusaha,” paparnya.

Pemerintah Indonesia juga telah menandatangani nondisclosure agreement kedua belah pihak. Presiden Prabowo pun menegaskan bahwa seluruh pendekatan dan penawaran Indonesia dalam perundingan ini bertujuan untuk mencari win-win solution bagi kedua negara, tanpa membedakan negara mitra satu dengan yang lain. 

“Jadi artinya relatif apa yang kita tawarkan adalah apa yang sedang kita lakukan di dalam negeri. Terutama salah satunya adalah untuk melakukan deregulasi,” tandas Airlangga.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya