Berita

Kolase mantan Presiden Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono, Joko Widodo dan Presiden Prabowo Subianto/Ist

Politik

Jansen Sitindaon:

Megawati-SBY-Jokowi Aset Bagi Bangsa Indonesia

SENIN, 28 APRIL 2025 | 01:02 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Meskipun sudah purnatugas, mantan presiden tetap memiliki peran yang penting, khususnya dalam memperkuat diplomasi Indonesia ke depan.

Hal ini disampaikan Wakil Sekjen Partai Demokrat, Jansen Sitindaon menanggapi langkah Presiden Prabowo Subianto menunjuk Presiden ke-7 RI, Joko Widodo alias Jokowi sebagai utusan khusus menghadiri pemakaman Paus Fransiskus di Vatikan .

"Setelah Pak Prabowo selaku Presiden sedang menjabat, 'diplomatic resources' kita di dalam negeri yang bertenaga itu ya tiga mantan Presiden yang masih hidup," kata Jansen lewat akun X miliknya, Minggu 27 April 2025.


Figur yang dimaksud adalah Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY, dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

"Jika dibutuhkan, dalam hal-hal tertentu negara bisa mengutus mereka. Itu maka aku mengatakan mantan Presiden itu asset bagi bangsanya," kata Jansen.

Jansen mencontohkan, hubungan SBY dengan sejumlah pemimpin dunia seperti Xi Jinping, Vladimir Putin, hingga Recep Tayyip Erdogan, bisa menjadi modal penting bagi diplomasi Indonesia. 

Hal serupa juga berlaku untuk Joko Widodo yang memiliki kedekatan dengan pemimpin seperti Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri India Narendra Modi, serta Megawati Soekarnoputri yang juga memiliki jejaring internasional luas.

"Jika dibutuhkan kapanpun mereka bisa dikirim dan dipakai bangsa ini," sambungnya.

Menurutnya, pengalaman panjang dan hubungan personal para mantan presiden ini bisa memberikan nilai tambah dalam upaya menjaga serta memperluas kepentingan nasional Indonesia di panggung global.

"Tentu saja dibawah komando Presiden Prabowo yang saat ini sedang menjabat selaku "commander in chief" dan "diplomat in chief" kita bangsa Indonesia," pungkasnya.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya