Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo saat menerima kedatangan Paus Fransiskus di Indonesia tahun 2024 silam

Politik

Terlalu Remeh Meributkan Jokowi di Pemakaman Paus Fransiskus

MINGGU, 27 APRIL 2025 | 19:59 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Keputusan Presiden Prabowo Subianto menunjuk Presiden ke-7 RI, Joko Widodo alias Jokowi sebagai utusan khusus menghadiri pemakaman Paus Fransiskus adalah langkah tepat. 

Menurut Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Jansen Sitindaon, hal ini seharusnya tidak perlu diperdebatkan dan dipolemikkan.

"Kita ini kadang senang meributi hal remeh-temeh dan pepesan kosong," kata Jansen dikutip dari akun X pribadinya, Minggu, 27 April 2025.


Jansen menjelaskan, kehadiran kepala negara atau mantan kepala negara dalam tradisi diplomatik seperti pemakaman pemimpin agama dunia hal yang lazim. 

Terlebih, saat menjabat Presiden, Jokowi juga pernah menerima kunjungan Paus di Indonesia. Maka tidak salah jika hubungan historis antara keduanya menjadi alasan Presiden Prabowo Subianto mengutus Jokowi ke Vatikan. 

"Ketika Paus tahun lalu ke Indonesia, baik sebagai pimpinan umat Katolik dunia maupun Kepala Negara Vatikan memang Pak Jokowi juga yang menerima. Karena waktu itu presidennya masih beliau," jelasnya.

Di sisi lain, Prabowo memiliki kewenangan penuh menunjuk siapa pun utusan khusus, termasuk menunjuk Jokowi. Jansen menilai para mantan presiden adalah aset diplomasi bangsa yang bisa diandalkan untuk berbagai kebutuhan internasional.

"Termasuk untuk menghargai negara luar ketika presiden yang sedang menjabat tidak bisa hadir," pungkasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya