Berita

Ketua MPR RI Ahmad Muzani/RMOL

Politik

Ketua MPR Ingin Tegal jadi China-nya Indonesia

MINGGU, 27 APRIL 2025 | 16:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kota Tegal telah berubah menjadi wilayah industri yang tak kalah dengan negara-negara lain sekelas Jepang dan China.

Hal itu disampaikan Ketua MPR, Ahmad Muzani saat menjadi pembicara dalam halal bihalal Ikatan Keluarga Tegal se-Indonesia di Gedung Nusantara IV, Kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Minggu, 27 April 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Muzani memuji SDM Kota Tegal yang memiliki kemampuan produksi hampir sama dengan Jepang.


"Kira-kira tahun 1980-1990-an Jepang adalah negara yang sangat maju, dengan teknologi luar biasa. Teknologi itu kemudian membanjiri ke Indonesia, semua barang Jepang ada di depan mata kita. Tapi orang Tegal bisa memproduksi hampir serupa dengan teknologi yang ada di Jepang," kata Muzani.

Seiring berjalannya waktu, Muzani melihat Tegal telah bertransformasi menjadi kota dengan tingkat wirausaha pangan terbesar di Indonesia. Bahkan politisi Gerindra ini menyetarakan Tegal seperti China.

"Kalau yang sekarang ini semangatnya (Tegal) bukan Jepang-nya Indonesia, mungkin Tegal harus menjadi China-nya Indonesia," katanya.

Menurutnya, Tegal bisa menjadi kota besar karena warganya memiliki karakter penyabar dan ulet dalam bekerja.

"Kenapa itu memungkinkan dilakukan? Karena sesungguhnya orang Tegal itu telaten, sabar, ulet, keras, tapi kadang-kadang susah diatur," pungkas Muzani sembari tertawa.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya