Berita

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno/Ist

Politik

Dialog UGM, Eddy Soeparno: MPR Bukan Hanya Rumah Rakyat, tapi Rumah Kolaborasi

MINGGU, 27 APRIL 2025 | 14:53 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Indonesia merupakan negara yang diberkahi, karena di dalamnya kaya dengan sumber daya energi terbarukan dan energi fosil yang berlimpah. 

Begitu dikatakan Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno saat menjadi keynote speaker di Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam agenda MPR Goes to Campus bekerjasama dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) UGM. 

Dalam sambutannya, Eddy menyampaikan, meskipun kaya akan energi fosil, dia terus mendorong percepatan transisi energi menuju energi terbarukan. 


Bagi Eddy, transisi energi adalah keniscayaan karena saat ini kita membutuhkan sumber-sumber energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan. 

"Saat ini kita dihadapkan pada masalah polusi udara yang akut di kota-kota besar. Selain itu kita juga menghadapi ancaman dampak perubahan iklim yang saat ini berubah menjadi krisis iklim. Karena itu transisi menuju energi terbarukan adalah keniscayaan," ujar Eddy dalam keterangan tertulis, Minggu 27 April 2025.

Kepada mahasiswa UGM yang hadir, Eddy menjelaskan peran MPR sebagai penjaga konstitusi. Doktor Ilmu Politik UI ini menyampaikan, di antara peran MPR adalah menunaikan amanat konstitusi agar masyarakat mendapatkan haknya memperoleh lingkungan hidup yang sehat. 

"Amanat konstitusi dan tercantum jelas dalam Pasal 28H ayat 1 UUD 1945 tentang hak warga negara untuk mendapatkan lingkungan hidup yang sehat dan layak," tuturnya.

"Amanat konstitusi di Pasal 33 Ayat 4 UUD 1945 juga menjelaskan bahwa perekonomian nasional diselenggarakan berdasarkan prinsip berkelanjutan dan berwawasan lingkungan," imbuhnya.

Wakil Ketua Umum PAN ini mengajak mahasiswa UGM untuk berkolaborasi bersama MPR menunaikan amanat konstitusi tersebut. 

"MPR bukan hanya rumah rakyat, lebih dari itu MPR adalah rumah kolaborasi," pungkasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya