Berita

Kebersamaan TNI dan mahasiswa/Ist

Politik

PW GPA DKI Jakarta:

Jangan Adu Domba TNI dan Mahasiswa

SABTU, 26 APRIL 2025 | 19:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) DKI Jakarta, Dedi Siregar, mengaku heran terhadap pihak-pihak yang terkesan alergi dengan kehadiran Tentara Nasional Indonesia (TNI) di lingkungan kampus dan perguruan tinggi.

Dedi mengecam keras narasi sesat yang dilontarkan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Ia menduga ada pihak tertentu yang sengaja ingin mengadu domba antara mahasiswa dan TNI.

"Kehadiran dan sinergitas TNI dengan elemen mahasiswa harus kita apresiasi dan dukung untuk memperkuat persatuan dalam menghadapi tantangan geopolitic global," kata Dedi dalam keterangannya, Sabtu, 26 April 2025. 


Menurutnya, kehadiran dan sinergi antara TNI dengan elemen mahasiswa harus diapresiasi dan didukung sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan nasional di tengah tantangan geopolitik global.

"Sebagai kelompok intelektual, tentu kita pernah mengalami dinamika kehidupan kampus kuliah, berorganisasi, berdiskusi, hingga berinteraksi dengan berbagai pihak termasuk TNI. Saya tidak pernah merasakan adanya intimidasi ataupun tindakan represif. Oleh sebab itu, setop buat opini liar. Jangan lebay," tegasnya.

Dedi menambahkan, selama ini TNI justru aktif membantu mahasiswa dan civitas akademika, terutama dalam aktivitas sosial dan pengabdian kepada masyarakat di daerah-daerah terpencil.

"Salah satu contohnya adalah keterlibatan TNI dalam memfasilitasi dan mengawal program SM3T (Sarjana Mendidik di daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal) yang melibatkan mahasiswa-mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi," jelasnya.

Ia juga menuturkan bahwa sinergi TNI dan kampus bukan hal baru. Sejumlah kegiatan seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN), pelatihan bela negara, hingga tanggap bencana kerap melibatkan TNI secara aktif.

"Ini menjadi bukti bahwa TNI lahir dari rahim rakyat serta justru berkontribusi positif terhadap penguatan karakter generasi muda dan wawasan kebangsaan mahasiswa," ungkapnya.

Lebih jauh, Dedi mengingatkan bahwa kekhawatiran berlebihan terhadap kehadiran TNI di kampus justru mengaburkan fakta-fakta positif yang telah terjalin lama.

"TNI tidak sedang menggantikan peran akademisi atau mahasiswa, melainkan hadir sebagai mitra strategis dalam memperkuat ketahanan nasional dari lingkungan kampus," ujarnya.

Dalam menghadapi tantangan global, Dedi menilai bahwa kampus sebagai pusat ilmu dan moral tidak bisa bersikap eksklusif. Menurutnya, kehadiran TNI dalam berbagai kegiatan bukan bentuk intervensi militer, melainkan kolaborasi strategis untuk membentuk generasi muda yang tangguh dan berdaya saing di tingkat global.

"Sudah saatnya kita melihat kehadiran TNI dari kacamata objektif dan konstruktif. Jangan sampai kampus terjebak pada narasi murahan yang hanya menciptakan sekat-sekat semu di tengah urgensi sinergi kebangsaan,” pungkasnya.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Digiring ke Bareskrim, 10 Tersangka Sabu Blue Ice 1,2 Ton Terancam Hukuman Mati

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

KPK Bongkar Kejanggalan Status Bima-Richard dan Proyek Pengadaan BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

Menlu RI dan Singapura Bertemu, Bahas Penindakan Korporasi Pelaku Karhutla

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:47

Lula dan Prabowo dalam Angka juga Cerita

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:30

Sejarah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Tonggak Persatuan Bangsa

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:22

Dari Vietnam, Gus Lilur Desak KPK Usut Dugaan Politik Uang Muktamar NU

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:21

BRIN Percepat Uji Klinis 19 Kandidat Obat Herbal Menuju Fitofarmaka

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:16

Koperasi Jadi Motor Ekonomi Desa di Era Prabowo-Gibran

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:12

BCA Catat Laba Bersih Rp45,2 Triliun, Naik 4,2 Persen

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:05

Daftar Peringkat Ballon d'Or 2026: Harry Kane Juara, Messi Posisi Kelima

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya