Berita

Anggota Forum Purnawirawan TNI, Brigjen Purnawirawan TNI Poernomo dalam wawancara bersama Redaktur Khusus Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Saeful Zaman (tangkapan layar/RMOL)

Politik

Delapan Tuntutan Forum Purnawirawan TNI Bukan Barang Baru

SABTU, 26 APRIL 2025 | 17:01 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Delapan tuntutan termasuk soal mengganti Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden, akan disampaikan langsung Forum Purnawirawan TNI.

Anggota Forum Purnawirawan TNI, Brigjen Purnawirawan TNI Poernomo menyatakan hal itu dalam wawancara bersama Redaktur Khusus Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Saeful Zaman, di kanal Youtube RMOL TV, Sabtu, 26 April 2025.

Dia menjelaskan, delapan tuntutan yang dibuat Forum Purnawirawan TNI kepada pemerintah merupakan kegelisahan yang tidak hadir hanya dari kelompok pensiunan militer, rapi juga masyarakat sipil.


"Termasuk kawan-kawan di luar militer juga hadir. Karena yang bertanggung jawab bukan hanya tentara, bukan hanya purnawirawan, seluruh anak bangsa yang merasa bangsa Indonesia bertanggung jawab tentang kelangsungan hidup bangsa ini," ujarnya.

Poernomo mengakui, tuntutan-tuntutan yang disusun Forum Purnawirawan TNI mengacu pada kondisi sekarang ini, dan diketahui oleh publik.

"Jadi sebenarnya yang 8 poin itu bukan hal yang baru. Kami para purnawirawan melihat perkembangan situasi, ada kekhawatiran tentang situasi bangsa ini jika tidak dilakukan perbaikan," jelasnya.

Karena itu, dia menyampaikan rencana Forum Purnawirawan TNI untuk menemui langsung Presiden Prabowo,  agar tuntutan-tuntutan yang dibuat dapat dimengerti sang pemimpin negara.

"Hanya mungkin tergantung waktu beliau ya, karena kesibukan-kesibukan. Tapi kami tetap berharap Presiden Prabowo bisa menerima kami sehingga terjadi dialog yang konstruktif," tuturnya.

Lebih lanjut, Poernomo berharap nantinya Presiden dapat mempertimbangkan tuntutan-tuntutan yang disampaikan Forum Purnawirawan TNI.

"Tapi tentunya itu tergantung Presiden, kita yang di luar pemerintahan menyampaikan pendapat. Selanjutnya keputusan hak prerogatif Presiden," ucapnya.

"Namun harapan kami, dan tentunya harapan rakyat juga, Pak Presiden bisa menerimanya dengan baik dan bisa merealisasi," demikian Poernomo menambahkan. 

Berikut ini 8 poin tuntutan Forum Purnawirawan TNI:

1. Kembali ke UUD 45 asli sebagai tata hukum politik dan pemerintah 

2. Mendukung program kerja kabinet merah putih yang dikenakan sebagai Asta Cita kecuali pembangunan IKN

3. Menghentikan PSN PIK 2, PSN Rempang, dan kasus-kasus serupa dikarenakan sangat merugikan dan menindas masyarakat serta berdampak pada kerusakan lingkungan

4. Menghentikan tenaga kerja asing China yang masuk ke wilayah NKRI dan mengembalikan tenaga kerja China ke negara asalnya

5. Pemerintah wajib melakukan penertiban pengelolaan pertambangan yang tidak sesuai aturan dan UUD 45 Pasal 33 ayat 2 dan 3

6. Melakukan reshuffle kepada para menteri yang sangat diduga melakukan kejahatan korupsi dan mengambil tindakan tegas kepada pejabat dan aparat negara lainnya yang terkait dengan kepentingan Presiden ke-7 RI Joko Widodo

7. Mengembalikan Polri pada fungsi Kamtibmas (Keamanan dan ketertiban masyarakat) di bawah Kemendagri.

8. Mengusulkan pergantian Wakil Presiden kepada MPR karena keputusan MK terhadap Pasal 169 huruf q UU Pemilu telah melanggar hukum acara MK dan UU Kekuasaan Kehakiman.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya