Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Rumor Perdagangan Memicu Spekulasi Pasar, Dolar AS Menguat

SABTU, 26 APRIL 2025 | 08:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mata uang Dolar AS menguat tipis, didorong oleh sinyal meredanya ketegangan dagang antara AS dan China. 

Pasar menyambut positif keputusan pemerintah China yang memberikan beberapa pengecualian tarif atas produk impor dari AS, langkah yang dianggap sebagai sinyal awal menuju potensi perbaikan hubungan ekonomi kedua negara.

Indeks Dolar AS (DXY) -yang mengukur kekuatan dolar terhadap sekeranjang mata uang utama- menguat sekitar 0,07 persen pada penutupan perdagangan Jumat, 25 April 2025 waktu setempat atau Sabtu pagi WIB. 


Analis mengatakan, belum saatnya terlalu optimistis terhadap pemulihan Dolar AS, mengingat banyak ketidakpastian yang masih membayangi pasar. 

Sejak pengumuman tarif "Hari Pembebasan" oleh Trump pada awal April, Dolar telah terdepresiasi sekitar 4 persen.

"Situasi memang belum sepenuhnya jelas, tapi setidaknya ketegangan tak lagi meningkat. Sentimennya mulai condong ke arah peredaan," ujar Fiona Cincotta, analis dari City Index, seperti dikutip dari Reuters.

Dolar AS mencatatkan penguatan terhadap Yen Jepang sebesar 0,67 persen ke level 143,555.

Dolar AS juga menguat 0,09 persen terhadap Franc Swiss menjadi 0,827. 

Euro melemah 0,11 persen ke 1,1377 Dolar AS. Poundsterling Inggris juga melemah 0,1 persen ke 1,3325 Dolar AS meski didukung data penjualan ritel yang solid dari Inggris.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Sidang Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas Dikawal Puluhan Banser

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:13

Pramono Setop Izin Baru Lapangan Padel di Zona Perumahan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:08

Komisi II DPR Dorong Partisipasi Publik dalam Penyusunan RUU Pemilu

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:07

Usulan Masyarakat Patungan MBG Dinilai Problematis

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

CELIOS Surati Presiden, Minta Perjanjian Tarif Indonesia-AS Dibatalkan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

Tewasnya El Mencho Disebut-sebut Bagian dari Operasi Senyap Trump Basmi Kartel Meksiko

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:56

Ribuan Buruh Bakal Kepung DPR Tuntut Pembatalan Impor Pickup 4x4

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:49

Emas Antam Loncat Rp40 Ribu Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:44

Gubernur Lemhannas: Potensi Konflik Global Bisa Picu Perang Dunia Ketiga

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:39

KSPI Tuduh Perusahaan Gunakan Modus “Dirumahkan” via WhatsApp untuk Hindari THR

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:28

Selengkapnya