Berita

UMKM Purbalingga produk olahan nanas tembus pasar global/Ist

Bisnis

NanasQu, UMKM Binaan Pertamina Tembus Pasar Global

JUMAT, 25 APRIL 2025 | 18:46 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

UMKM binaan PT Pertamina (Persero), NanasQu sukses menembus pasar global. Produk olahan buah nanas asal Purbalingga, Jawa Tengah ini berhasil merambah pasar China, Korea Selatan, hingga Arab Saudi.

Berbahan baku nanas, NanasQu memproduksi sirup, bolu, selai, koktail, krupuk, cuka, sambal, hingga nanas kering dan nanas kaleng. 

Berbasis di Desa Siwarak, Kecamatan Karangreja, NanasQu menjadi motor penggerak perekonomian lokal dengan menggandeng lebih dari 900 petani nanas sekitar Purbalingga.


“Kami sangat bersyukur atas dukungan Pertamina yang tidak hanya memberikan pelatihan dan pendampingan, tapi juga membantu menembus pasar ekspor," kata pemilik NanasQu, Ngudiono dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 25 April 2025.

Ngudiono mengaku telah melakukan strategi peningkatan kualitas produk, desain kemasan, hingga sertifikasi produk sesuai standar internasional. Hasilnya, produk NanasQu juga tembus ke pasar Timur Tengah dan Turki.

Berkat usahanya membangun ekosistem pertanian berkelanjutan, Pertamina menobatkan NanasQu menjadi juara pada ajang Pertapreneur Aggregator 2024.

"Melalui strategi bisnis yang matang dan keberlanjutan usaha, kami meyakini NanasQu bisa berkembang lebih jauh, terutama dengan dukungan konsisten dari Pertamina," jelas Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso.

Dengan jangkauan luasnya, NanasQu tak hanya mengharumkan Purbalingga, melainkan memperkuat posisi Indonesia di mata dunia sebagai eksportir unggulan nanas tropis.

"Keberhasilan NanasQu menjadi bukti nyata UMKM Indonesia mampu bersaing di pasar global. NanasQu adalah contoh kolaborasi BUMN dan masyarakat dapat membuka peluang ekonomi, sekaligus memperkenalkan kekayaan buah lokal Indonesia ke dunia internasional,” kata Fadjar.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya