Berita

Saksi Mohammad Ilham Yulianto (kiri) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat, 25 April 2025/

Hukum

Jaksa KPK Curiga Ada Tekanan ke Sopir Saeful Bahri PDIP

JUMAT, 25 APRIL 2025 | 12:52 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Lagi bahas uang, tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) curiga sopir pribadi kader PDIP Saeful Bahri ketakutan memberikan keterangan di persidangan.

Sopir pribadi Saeful dimaksud adalah Mohammad Ilham Yulianto. Dia dihadirkan tim JPU KPK sebagai saksi di sidang kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan dengan terdakwa Hasto Kristiyanto selaku Sekjen PDIP di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat, 25 April 2025.

Awalnya, tim JPU KPK mendalami perkenalan saksi Ilham dengan saksi Agustiani Tio Fridelina selaku kader PDIP. Ilham mengaku pernah bertemu untuk menyerahkan uang.


"Tidak kenal, tapi ya bertemunya saat yang disuruh menyerahkan titipan amplop itu," kata saksi Ilham.

Ia mengatakan, bahwa dirinya disuruh Saeful Bahri untuk menukarkan uang rupiah ke dalam mata uang asing, yakni dolar Singapura.

"Saya detilnya lupa, tapi mungkin sekitar 40 ribuan dolar Singapura kali ya. Di daerah Cikini, kalau nggak salah namanya VIP Money Changer," terang Ilham.

Jaksa KPK selanjutnya mendalami sumber uang yang ditukarkan ke dalam mata uang asing tersebut.

"Ya saya dibawai uang sama Pak Saeful dari rumah, terus waktu di VIP kurang, terus ada transferan dari istrinya Pak Saeful. Karena dari rumah pesannya gitu, kan mintanya sekian, 'kalau itu (kurang) telepon saya saja'. Begitu saya telepon komunikasi antara pihak money changer sama istrinya Pak Saeful, terus ada transferan," jelasnya.

Istri Saeful, kata Ilham, bernama Donna. Setelah komunikasi antara Donna dengan pihak money changer, Ilham selanjutnya menerima uang dolar Singapura tersebut.

"Saya lupa, sudah lama soalnya. Kalau nggak salah juga ada dolar Amerikanya juga," tuturnya.

Mendengar jawaban saksi Ilham yang ragu menjawab, Jaksa KPK pun mengonfirmasi perasaan Ilham di ruang persidangan.

"Ada yang saudara takuti di ruang sidang ini? Saudara kayaknya tegang sekali di sini," tanya Jaksa KPK.

Namun, Ilham mengaku tidak ada yang ditakuti di dalam ruang sidang.

"Nggak, tidak ada pak," jawab Ilham.

"Jadi kami hanya bertanya fakta yang saudara alami sendiri, dengar sendiri, lihat sendiri ya pak?" sambung Jaksa KPK.

Jaksa kemudian melanjutkan pertanyaannya terkait peristiwa setelah penukaran uang tersebut. Ilham mengaku, setelah menukarkan uang, dirinya langsung menuju ke Plaza Indonesia.

"Saya telepon Pak Saeful, terus ada instruksi dari Pak Saeful itu suruh masukin amplop, berapa lembar yang jelas saya lupa apakah 11 lembar atau 22 lembar saya lupa. Berbentuk seribu dolar Singapura, saya masukin ke amplop itu, terus saya disuruh ke arah lantai 5 di Haagen-Dazs. Masukin sekian lembar ke amplop nanti kamu temuin yang namanya Ibu Tio di Haagen-Dazs," jelas Ilham.

Setelah menunggu sekitar 10 menit, Ilham selanjutnya bertemu dengan Tio, dan menyerahkan uang tersebut dengan mengatakan "ini titipan dari Pak Saeful".

"Oh ya terima kasih," pungkas Ilham menirukan respon Tio setelah diberikan uang.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya