Berita

Nazaruddin Dek Gam (tengah). /RMOL

Politik

Ketua MKD Proses Laporan Rayen Pono atas Dugaan Etik Ahmad Dhani

JUMAT, 25 APRIL 2025 | 09:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) menjadwalkan pemanggilan terhadap pelapor dan terlapor dugaan etik Anggota DPR, pada pekan depan. 
Dalam hal ini Musisi Rayen Pono sebagai pelapor dan Dhani Ahmad Prasetyo alias Ahmad Dhani sebagai terlapor. 
“Kita akan memanggil saudara pelapor Rayen Pono. Segera akan kita panggil. Dua-duanya (pelaporan dan terlapor), kan harus kita panggil pelapor dulu biar kita cek keabsahan laporannya,” kata Ketua MKD DPR RI Nazaruddin Dek Gam kepada wartawan, Jumat 25 April 2025. 

Dek Gam menjelaskan bahwa pemanggilan terhadap Rayen Pono dan Ahmad Dhani akan dilakukan secara terpisah. 


“Kita panggil pelapor dulu. Pelapor kita jadwalkan kita panggil mungkin tanggal 30 April atau tanggal 1 Mei. Nanti sesudah pelapor kita periksa berkas-berkas, administrasi semua, legalitas dia, baru nanti Minggu depannya kita akan panggil Ahamd Dani (terlapor),” kata Dek Gam. 

Dek Gam memastikan bahwa pemeriksaan terhadap Rayen Pono maupun Ahmad Dhani akan berjalan secara profesional tanpa tebang pilih, mengacu pada mekanisme yang berlaku di MKD DPR.

“Saya jamin, saya ketuanya kok. Saya jamin gak ada urusan ama siapapun. MKD itu gak ada urusan dengan jabatan, dengan kekayaan, dengan ketokohan, gak ada. Gak ada hubungannya. Di mata MKD, 580 DPR itu sama saja semuanya. Harus mentaati dia sesuai dengan MD3. Jadi saya jamin itu gak ada itu, bila perlu nanti kita panggil wartawan nanti,” pungkasnya. 

Sebelumnya, Musisi Rayandie Rohy Pono alias Rayen Pono, secara resmi melaporkan Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Dhani Ahmad Prasetyo atau akrab disapa Ahmad Dhani, ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI pada Kamis 24 April 2025. 

Rayen mengatakan laporan yang dilayangkan tersebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran etik yang dilakukan pentolan Dewa 19 yang juga Anggota Komisi X DPR RI itu. 

Adapun, dugaan pelanggaran etik tersebut lantaran mengubah nama Rayen Pono menjadi Rayen Porno dalam undangan debat terbuka soal royalti musik yang digelar di Artotel Ruang Bagaspati Senayan, Jakarta pada Kamis, 10 April 2025. 

Ahmad Dhani dinilai telah menghina marga Pono. Sebuah marga di Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurut Rayen, nama Pono bukan hanya miliknya, melainkan semua keluarganya di kampung halaman dan masyarakat NTT di seluruh dunia.

Rayen pun merasa Ahmad Dhani telah menghina marga Pono dengan sengaja.

“Mengantarkan berkas pengaduan kami terkait pelanggaran etik yang dilakukan oleh Ahmad Dhani selaku anggota DPR RI Komisi X. Jadi, berkas kami sudah diterima,” ujarnya. 

Sebelum ke MKD, Rayen juga telah melaporkan Ahmad Dhani ke Bareskrim Polri pada Rabu 23 April 2025 kemarin. 

Adapun laporannya telah teregister dengan laporan polisi (LP) nomor: LP/B/188/IV/2025/SPKT/Bareskrim Polri, tanggal 23 April 2025.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya