Berita

Ilustrasi/RMOL via AI

Bisnis

Harga Emas Naik, Melesat 1,4 Persen

JUMAT, 25 APRIL 2025 | 07:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar logam mulia tengah dicengkeram kegalauan akibat sentimen terkait perang dagang antara China-Amerika Serikat (AS).

Pada penutupan perdagangan Kamis 24 April 2025, di pasar spot New York, atau Jumat pagi WIB, harga emas menguat  setelah jatuh lebih dari 3 persen pada sesi sebelumnya.

Dikutip dari Reuters, inilah pergerakan harga sejumlah komoditas utama dari logam mulia global;


- Emas spot: naik 1,4 persen ke 3.333,90 Dolar AS per ons
- Emas berjangka AS: menguat 1,7 persen ke 3.348,60 Dolar AS per ons
- Perak spot: turun tipis 0,1 persen ke 33,51 Dolar AS per ons
- Platinum: melemah 0,1 persen menjadi 971,60 Dolar AS per ons
- Palladium: naik 0,4 persen ke 947,93 Dolar AS per ons 

Pada Selasa 22 April 2025 Waktu New York, harga emas batangan mencapai rekor tertinggi 3.500,05 Dolar AS karena kekhawatiran tentang ekonomi Amerika, namun sehari kemudian merosot setelah Presiden AS Donald Trump nampak melunak terhadap China dan terbuka untuk negosiasi terkait tarif.

Analis mengatakan, China sangat marah terhadap kebijakan tarif AS. Sikap China berpengaruh terhadap pergerakan pasar yang membuat Dolar AS dan emas turun-naik. 

"Kenaikan harga emas hingga 3.500 Dolar AS sedikit berlebihan dan perlu sedikit kemunduran untuk dicerna. Emas tampaknya akan diperdagangkan secara sideways untuk beberapa sesi berikutnya, tetapi kita berada dalam bull market naik sehingga penurunan yang signifikan pasti akan dibeli," kata Tai Wong, trader logam independen.

Kurs Dolar AS mencatat penurunan tajam pada penutupan perdagangan Kamis, karena kesuraman investor atas minimnya kemajuan dalam meredakan perang dagang AS-China.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Giliran ASN dan Pejabat Bea Cukai Diperiksa KPK

Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:56

Usulan ATM MBG Bakal Dibahas di Komisi IX DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:40

UPDATE

Penanganan Kabupaten Terdampak Gempa NTT Terus Difokuskan Kemensos

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:21

KPK Ungkap Pengondisian Pembagian Kuota Haji 50:50 Sebelum MoU RI-Arab Saudi

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:16

BNPB Perkuat OMC Tangani Karhutla di Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:02

Iran Pamerkan Pabrik Rudal Balistik Bawah Tanah

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:26

Pasukan Darat dan Water Bombing Dikerahkan Padamkan Karhutla Kalsel

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:21

KPK Usut Dugaan Korupsi PBJ Era Bupati Bogor Rudy Susmanto

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:13

Prabowo dan Jokowi Hadiri Pernikahan Kasespri Rizky Irmansyah di JCC

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:07

Desa Sade Terbakar, Ini Sejarah dan Asal-usul Masyarakat Suku Sasak

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:52

Ada Gerhana Bulan Sebagian Akhir Agustus 2026, Catat Jadwalnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:43

Karhutla Kalsel, Api Tak Terlihat tapi Gambut Masih Berasap

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:13

Selengkapnya