Berita

Rmah Sakit Indonesia di Gaza/Net

Dunia

Gaza Terus Digempur Israel, 59 Tewas Termasuk Anak-Anak

JUMAT, 25 APRIL 2025 | 07:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Militer Israel kembali melancarkan serangan udara di Jalur Gaza pada Kamis, 24 April 2025. Sebanyak 59 orang, termasuk anak-anak tewas dala serangan tersebut.

Menurut laporan tim penyelamat dan petugas medis di lapangan, 12 di antara korban tewas berasal dari satu keluarga yang rumahnya dihantam serangan di wilayah Jabalia, Gaza utara.

"Enam anggota keluarga lainnya ?" pasangan suami istri beserta empat anak mereka ?" juga tewas ketika rumah mereka di Kota Gaza hancur akibat serangan udara," kata tim pertahanan sipil, dikutip dari Al-Jazeera.


Ahmed Arar, seorang petugas respon pertama di Kota Gaza, mengatakan bahwa banyak jenazah yang ditemukan dalam kondisi hancur, termasuk anak-anak, setelah serangan terjadi.

Rumah Sakit Indonesia di Gaza, yang menerima banyak korban, melaporkan bahwa 10 orang tewas dan beberapa lainnya terluka dalam serangan yang menargetkan bekas kantor polisi di Jabalia, Gaza utara.

“Semua orang berlarian dan berteriak panik. Tak tahu harus berbuat apa karena serangan itu sangat mengerikan,” kata Abdel Qader Sabah, warga Jabalia, menggambarkan situasi saat serangan menghantam kawasan dekat pasar.

Militer Israel mengklaim serangan tersebut menargetkan "pusat komando dan kendali" milik Hamas di Jabalia. Namun, mereka tidak menjelaskan apakah serangan tersebut memang menyasar kantor polisi seperti yang dilaporkan warga dan rumah sakit.

Sebelumnya, militer Israel juga menggunakan alasan serupa saat menyerang rumah sakit dan tempat penampungan warga sipil Palestina.

Petugas medis dan tim penyelamat menyebutkan, sedikitnya 26 orang lainnya juga tewas dalam serangan terpisah di berbagai wilayah Gaza.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya