Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Saham SAP Meroket, Pasar Eropa Berakhir Positif

KAMIS, 24 APRIL 2025 | 08:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa Eropa mengalami lonjakan signifikan pada penutupan perdagangan Rabu 23 April 2025 waktu setempat. 

Indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup melonjak 1,78 persen atau 9,06 poin menjadi 516,77, seperti dilaporkan Reuters. 

Indeks saham unggulan Jerman, DAX, melambung 3,14 persen atau 668,44 poin menjadi 21.961,97. 


Sementara, FTSE 100 Inggris menguat 0,90 persen atau 74,58 poin menjadi 8.403,18, dan CAC Prancis melesat 2,13 persen atau 155,89 poin jadi 7.482,36.

Lonjakan bursa Eropa terdorong oleh laba yang kuat dari produsen software terbesar di benua biru, SAP.

Saham SAP meroket 10,6 persen untuk menandai hari terbaiknya dalam enam tahun setelah perusahaan Jerman itu melampaui ekspektasi laba kuartal pertama analis, mengangkat sektor teknologi Eropa naik 3,9 persen.

Sub-indeks sumber daya dasar juga menonjol, melonjak 3,3 persen, karena harga logam dasar seperti tembaga naik seiring meredanya kekhawatiran tentang ketegangan perdagangan antara AS dan China.

Indeks perbankan melanjutkan penguatannya pekan ini, ditutup melambung 3,8 persen.

Sebelumnya, ketidakpastian atas tarif AS terus mengaburkan prospek perusahaan Eropa. Kini, perusahaan Eropa diperkirakan membukukan penurunan 3,5 persen dalam laba kuartal pertama, kinerja terlemah dalam dua tahun, menurut data yang dikumpulkan LSEG IBES. 

Penurunan tersebut lebih tajam dari perkiraan penyusutan 3 persen seminggu lalu.

Data terbaru menunjukkan pertumbuhan bisnis zona Euro terhenti bulan ini karena aktivitas jasa berkontraksi dan penurunan manufaktur terus berlanjut.

Di sisi negatif, perusahaan perangkat lunak perbankan Temenos jatuh 7,1 persen, kinerja individu terburuk untuk hari itu.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya