Berita

Peserta Executive Education Program for Young Political Leaders Angkatan 18 Golkar Institute melakukan visit studi ke Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) di Jakarta, Rabu 23 April 2025/Ist

Politik

Kunjungi Lemhannas, Peserta Golkar Institute Kuliah Bab Demokrasi

RABU, 23 APRIL 2025 | 22:58 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Peserta Executive Education Program for Young Political Leaders Angkatan 18 Golkar Institute melakukan visit studi ke Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) di Jakarta, Rabu 23 April 2025. 

Rombongan Golkar Institute disambut Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily, Sekretaris Utama Lemhannas RI Komjen Pol R. Z. Panca Putra, serta pejabat utama dan tenaga pengajar Lemhannas RI.

Dalam visit studi tersebut, para peserta pendidikan Golkar Institute mendapatkan kuliah umum dari Gubernur Lemhannas Ace Hasan.


Dalam paparannya, Ace Hasan menjelaskan bahwa melalui sistem demokrasi yang diterapkan di Indonesia, banyak kepentingan rakyat yang dapat diakomodir. 

Berkaitan dengan praktik demokrasi Indonesia, menurut Ace, demokrasi di Indonesia telah mengalami banyak kemajuan. 

“Hanya dengan mekanisme demokrasi, kita bisa memasukkan banyak kepentingan rakyat. Tinggal, sekarang kita kawal. Apa yang diinginkan rakyat, itu yang didahulukan,” kata Ace.

Kata Ace, Indonesia sudah sangat demokratis. Cirinya, ada prinsip mekanisme check and balances, ada lembaga-lembaga politik, orang bisa bebas menyatakan pendapat.

Namun demikian, Ace menyadari bahwa demokrasi yang dijalankan selama ini masih terdapat kekurangan. Meski begitu, demokrasi Indonesia tetap berjalan pada relnya.

“Salah satu kelemahan, indeks ketahanan itu aspek budaya. Misalnya, masih rendahnya pendidikan, pendapatan rendah. Ini juga titik rawan demokrasi,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya