Berita

Penampakan helm milik tersangka Ariyanto Bakri disita Kejagung

Hukum

Helm hingga Kapal Milik Tersangka Ariyanto Bakri Disita Kejagung

RABU, 23 APRIL 2025 | 20:31 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Penyidikan kasus dugaan suap penanganan perkara ekspor crude palm oil (CPO) terus dilakukan penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung). Terbaru, penyidik menyita ratusan helm mewah dari tersangka Ariyanto Bakri.

"Penyidik melakukan penyitaan setidaknya terhadap 130 helm," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar, di Jakarta Selatan, Rabu, 23 April 2025.

Helm mewah berbagai merek disita dari kediaman Ariyanto di Jalan Mendut, Menteng, Jakarta Pusat. Diantaranya merek Shoei, Ruby, Arai sampai Martini.


"Barangkali mungkin pertanyaan publik ini, helm juga kenapa disita? Tapi ternyata helm juga sekarang mempunyai nilai ekonomi yang cukup signifikan," kata Harli.

Selain helm, penyidik menyita kapal dari kediaman Ariyanto di Jalan Dermaga Marine, Pademangan, Baruna Raya, Jakarta Utara. Satu kapal yang telah disita Skorpio GT4NT2, dan satu lagi masih dalam proses permintaan izin di Pengadilan Negeri.

"Kemudian ada 12 sepeda mewah, juga satu unit sepeda motor Harley," demikian kata Harli Siregar.

Kejagung menetapkan tujuh orang sebagai tersangka terkait dugaan suap penanganan perkara ekspor CPO. Mereka yakni panitera muda perdata PN Jakarta Utara Wahyu Gunawan, Ketua PN Jakarta Selatan Muhammad Arif Nuryanta, Hakim PN Agam Syarif Baharudin, Arif Nuryanta, dan Ali Muhtarom serta advokat Marcella Santoso dan Ariyanto.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya