Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

IHSG Menguat 1,47 Persen, Rupiah Tertekan Usai BI Tahan Suku Bunga

RABU, 23 APRIL 2025 | 18:18 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat ke level 6.634 pada penutupan perdagangan Rabu 23 April 2025 sore.

Indeks tersebut melesat 1,47 persen atau tumbuh 96,11 poin setelah Bank Indonesia (BI) memutuskan menahan suku bunga acuan di level 5,75 persen.

Mengutip RTI Infokom, investor tercatat melakukan transaksi sebesar Rp13,62 triliun dengan 21,93 miliar saham yang diperdagangkan.


Pada penutupan sore ini, 412 saham terpantau menguat, 193 saham melemah, dan 201 lainnya stagnan. Adapun 10 dari 11 indeks sektoral menguat, dipimpin  sektor properti yang naik 2,5 persen. Sore ini, hanya sektor barang baku yang melemah sebesar 1,95 persen.

Di sisi lain, nilai tukar (kurs) Rupiah ditutup melemah ke Rp16.871 per Dolar AS pada sore ini. Mata uang Garuda itu tercatat melemah 12 poin atau minus 0,07 persen dari penutupan perdagangan sebelumnya.

Sementara kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan Rupiah ke posisi Rp16.880 per dolar AS pada sore ini.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya