Berita

Arus mudik melewati Gerbang Tol Cikampek Utama/Ist

Politik

Tingkat Kepuasan Angkutan Lebaran 2025 Tembus 90,9 Persen

RABU, 23 APRIL 2025 | 14:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat, jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan pada masa mudik Lebaran 2025 mencapai  154,6 juta orang.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan, jumlah ini turun 4,69 persen dibandingkan dengan realisasi 2024 yang sebanyak 162,2 juta orang.

Meski begitu, Dudy melaporkan tingkat kepuasan masyarakat secara umum terhadap penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2025/1446 Hijriah mencapai 90,9 persen.


Angka tersebut berdasarkan hasil survei yang dilakukan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bekerja sama dengan lembaga survei Litbang Kompas.

"Berdasarkan data kecelakaan lalu lintas dari Korlantas Polri pada masa angkutan lebaran terdapat 4.640 kasus kecelakaan lalu lintas menurun sebesar 34,31 persen dibandingkan tahun 2024," ujar Dudy dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 23 April 2025.

Dudy menjelaskan, mayoritas pelaku perjalanan mudik masih didominasi dari Pulau Jawa dengan total 60,73 persen atau 93,9 juta orang.

Sementara untuk daerah tujuan pemudik juga masih didominasi di Pulau Jawa dengan total 65,79 persen atau 101,72 juta orang, utamanya di Jabodetabek, Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Data pemudik pada Lebaran 2025 yang menggunakan transportasi umum juga mengalami peningkatan sebesar 11,68 persen dibandingkan tahun 2024.

Berdasarkan data penumpang angkutan umum pada sebaran titik di 465 stasiun KA, 257 bandar udara, 264 pelabuhan laut, 248 pelabuhan penyeberangan dan jalan, diperoleh jumlah realisasi penumpang angkutan umum pada masa angkutan Lebaran 2025 sebanyak 27,62 juta penumpang.

"Mengalami peningkatan sebesar 11,68 persen dibandingkan 2024 sebanyak 24,73 juta penumpang," demikian Dudy.



Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya